Ini Deretan Bansos yang Terus Lanjut Sampai 2022

- Publisher

Selasa, 17 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: PIXABAY)

(Foto: PIXABAY)

INIKEPRI.COM – Sejumlah bantuan sosial (bansos) masih akan tetap disalurkan pemerintah hingga tahun depan.

Bansos itu masuk dalam Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dilansir dari DETIK mengatakan, RAPBN 2022 melanjutkan konsolidasi fiskal dengan antisipasi terhadap ketidakpastian. Sejumlah bansos masuk dalam RAPBN tersebut.

“RAPBN 2022 melanjutkan konsolidasi fiskal dengan antisipatif terhadap ketidakpastian. Pemerintah juga akan terus mengakselerasi program vaksinasi agar dapat mengendalikan pandemi dan ini merupakan kunci pemulihan ekonomi nasional,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/8/2021).

BACA JUGA:  Putra Siregar Diancam Maksimal 8 Tahun Penjara

Dalam RAPBN 2022, Pemerintah menetapkan target pendapatan negara sebesar Rp 1.840,7 triliun dan belanja negara sebesar Rp 2.708,7 triliun.

Untuk mengantisipasi situasi pandemi, maka pemerintah menyiapkan tambahan kebutuhan anggaran melalui pengalokasian untuk Program PEN 2022 yang akan fokus untuk kebutuhan penanganan kesehatan sebesar Rp 148,1 triliun dan kebutuhan anggaran untuk perlindungan masyarakat sebesar Rp 153,7 triliun.

Berikut daftar bansos yang dikucurkan pemerintah di tahun depan:

  1. Penanganan kesehatan (Rp 148,1 triliun)

Anggaran testing, tracing, treatment Rp 4,5 triliun.
Perawatan pasien COVID-19 Rp 14,9 triliun (250 ribu pasien dirawat dengan cost sharing BPJS 15%).
Obat COVID-19 Rp 1 triliun (4 juta paket). Insentif Nakes (12 bulan), Pusat Rp 6,4 triliun dan Daerah Rp 6,1 triliun
Vaksinasi dengan anggaran pengadaan sebesar Rp 38,44 triliun
Insentif perpajakan vaksin Rp 2,4 triliun
Penanganan kesehatan lainnya di daerah Rp 26,2 triliun
Antisipasi kesehatan lainnya Rp 38,7 triliun (antara lain perluasan klaim pasien 650 ribu dengan cost sharing BPJS 15%.

  1. Perlindungan Masyarakat (Rp 153,7 triliun)
BACA JUGA:  Di Komplek Graha Mas Batam, Cen Sui Lan Serahkan Bansos dan Serap Aspirasi Masyarakat

PKH untuk 10 juta KPM Rp 28,7 triliun
Kartu Sembako untuk 18,8 juta KPM Rp 45,1 triliun
Kartu Prakerja Rp 11,0 triliun
Dukungan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan Rp 5,6 triliun
BLT Desa Rp 27,2 triliun
Cadangan Perluasan Rp 36,16 triliun
Bansos tunai untuk 10 juta KPM Rp 12,02 triliun (6 bulan @Rp 200 ribu)
Kartu sembako PPKM untuk 5,9 juta KPM Rp 7,1 triliun (6 bulan @Rp 200 ribu)
Bantuan kuota internet untuk 38,1 juta siswa dan pendidik Rp 8,1 triliun (6 bulan)
Cadangan Perlinmas Rp 9,0 triliun.

BACA JUGA:  [Infografis] Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Jadi Bansos

(RM/DETIK)

Berita Terkait

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terbaru