Dugaan Jual Beli Lapak UMKM di Landmark Welcome To Batam

- Admin

Rabu, 24 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapak UMKM di Landmark Welcome To Batam. Foto:INIKEPRI.COM

Lapak UMKM di Landmark Welcome To Batam. Foto:INIKEPRI.COM

Temuan ini pertama kali diungkap oleh aktifis Kepri Goverment Watch, Yusril Koto. Ia menyebut, di lahan yang direncanakan akan dibangun Islamic Center itu, para pedagang dikenai biaya sewa untuk menggelar lapak dagangan dengan nilai yang cukup besar.

“Lahan ini kan milik BP Batam, berada di dekat kantor Pemko Batam dan kantor pemerintahan lainnya. Kok bisa ada pihak-pihak yang memperdagangkan lahan milik negara ini? Dan ini sudah terjadi bertahun-tahun. Aliran uang ini masuk ke pemerintah atau kemana?,” kata Yusril Koto, kepada INIKEPRI.COM, Selasa 23 Agustus 2022.

Baca Juga :  Dapat 'Tiket' dari Hanura untuk Pilwako Batam, Ini Kata Li Claudia Chandra

Lapak-lapak ini, jelas Yusril, dikenai tarif berbeda mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta rupiah tiap bulan.

Baca Juga :  Deretan Selebriti dan Masyarakat di Tanah Air Doakan yang Terbaik untuk Putra Siregar

“Tergantung luas lahan yang dipakai, ukuran 3 X 4 meter sewanya Rp 800 ribu ini dipungut untuk dua bulan sekali, dan ukuran 4 X 6 meter sewanya Rp 1 juta rupiah. Ini belum kutipan harian, misalnya biaya lampu per titik dikenakan biaya pertitik Rp 5 ribu, biaya sampah Rp 2 ribu, dan air itu dijual dengan sistem per dirigen dari penyedia. Itu informasi yang saya dapat,” jelas dia.

Baca Juga :  Yusril Koto: Banyak Pihak Minta Kasus Dugaan Jual Beli Lapak di WTB Tak Diangkat, Termasuk Oknum Pejabat

Ia juga menyebutkan, selain di kawasan tersebut, oknum pengelola juga menarik biaya sewa lahan kepada para pedagang kecil itu mulai dari sepanjang jalan dari depan Asrama Haji Kota Batam hingga di jalan dekat Masjid Agung.

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru