INIKEPRI.COM – Gerakan Pemuda Revolusioner (GPR) Kepri mengecam tindakan yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Marlin Agustina mengenai tindakannya melakukan kampanye di lingkungan pendidikan tepatnya di SMAN 8 Batam.
BACA JUGA :
GPR Kepri Nilai Ketua DPRD Anambas Lakukan Intervensi kepada Aksi Massa
Ketua Umum GPR Kepri, Zulfikar Rahman, menyatakan kecewa kepada Wakil Gubernur Kepri atas tindakan yang dilakukan beliau. Tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk pencorengan terhadap institusi pendidikan. Institusi pendidikan seharusnya bersih dari kepentingan dan narasi-narasi politik.
“Sebagai putra daerah dari Batam Pesisir, saya nyatakan kecewa dan mengecam tindakan yang dilakukan Ibu Marlin. Seharusnya sebagai pejabat dia tahu peran dan fungsi dunia pendidikan. Lingkungan pendidikan itu harus netral dan tidak dibenarkan adanya narasi-narasi politik yang masuk di sana” ujar Zulfikar, Selasa 8 November 2022.
BACA JUGA :
GPR Kepri: PLT Bupati Harus Tindak Tegas Pengusaha yang Tidak Tertib Administrasi
Tindakan Wagub Kepri yang melakukan kampanye di SMAN 8 Batam dianggap sebagai bentuk pelanggaran etika kepemimpinan. Seyogyanya seorang pemimpin daerah seharusnya lebih memberikan edukasi kepada para siswa untuk terus berkembang agar dapat memajukan Kepri bukan berkampanye untuk memajukan dirinya sebagai Wali Kota Batam.
“Seharusnya kehadiran beliau itu datang memberikan edukasi dan spirit kepada para siswa untuk semangat meningkatkan value diri agar dapat memajukan Kepri yang lebih baik lagi. Bukan melakukan kampanye untuk dirinya sendiri agar dapat menjadi Wali Kota Batam selanjutnya. Pemimpin seperti ini justru menunjukkan ketidaklayakan nya sebagai pemimpin yang mampu membawa Kepri lebih baik lagi,” tutup Zulfikar.
BACA JUGA :
Di Depan Siswa SMA N 8, Marlin Kampanye Maju di Pilwako Batam 2024
Sebelumnya seperti diwartakan INIKEPRI.COM, pada Senin 7 November 2022, dalam kunjungan silaturahminya ke SMA Negeri 8 Marlin menyebut akan maju di Pilwako Batam. “Setuju enggak kalau ibu kaderisasi dari Pak Rudi (suaminya yang juga wali kota Batam dua periode),” ucap Marlin seraya bertanya ke siswa. (MIZ)

















