Pikry menargetkan pada rute penerbangan tersebut mencapai 70 persen dari total keseluruhan penumpang.
“Kemudian ke depan dilihat lagi antusias penumpangnya apakah akan meningkat karena saat ini maskapai melayani penerbangan hanya dua kali penerbangan dalam seminggu. Untuk tahap awal ini dulu,” kata Pikry.
Sekretaris Umum Ikatan Keluarga Tapanuli Utara Kota Batam Mangihut Rajagukguk mengatakan dengan dibukanya rute penerbangan baru menjadi kemudahan bagi warga Tapanuli Utara untuk melakukan perjalanan menuju Kota Batam.
BACA JUGA :
WIKA Targetkan Badan Pelaksana Bisnis Bandara Hang Nadim Rampung November
“Masyarakat Tapanuli Utara yang merantau di Kepri itu terdata sebanyak 500 ribu jiwa. Selain itu, pesawat ini juga bisa membawa kargo yang merupakan hasil pertanian untuk dibawa ke Kota Batam, karena Batam bukan wilayah penghasil (produk pertanian),” ujar Mangihut.
Menurut Mangihut penerbangan dari Kota Batam menuju Silangit Tapanuli Utara sangat efektif menjelang akhir tahun karena adanya tradisi mudik dari masyarakat Tapanuli Utara pada saat Natal dan Tahun Baru.
“Jadi tidak harus melalui Kualanamu. Bisa langsung menuju ke Silangit,” kata dia. (DI)
Halaman : 1 2

















