Sejarah Penggunaan “Halo” saat Menerima Telepon
Sebetulnya, tokoh yang disebut menciptakan telepon, Alexander Graham Bell, berpendapat bahwa kata yang lebih cocok untuk mengangkat telepon adalah “ahoy”. Demikian dijelaskan dalam NPR.
Kata ahoy rupanya berusia jauh lebih tua dari hello. Umurnya kira-kira 100 tahun lebih senior.
Kata ahoy juga merupakan sebuah sapaan, meskipun lebih digunakan di pesisir. Asalnya dari bahasa belanda “hoi” yang berarti halo.
Namun, era Edisonian membuat kata halo mengalahkan pesaingnya. Saat Thomas Alfa Edison menciptakan fonograf, perekam suara, dia berteriak keras “haloo” ke arah corong.
Pada 15 Agustus 1877, Edison mengirim surat kepada Presiden Central District and Printing Telegraph Company, Pittsburgh, Mr David. Pada suratnya, dia menjelaskan keistimewaan menggunakan halo saat berbicara di telepon.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















