Profil Pangkogabwilhan I Muhammad Ali, Pati Bintang 3 yang Dinilai Layak jadi KSAL

- Publisher

Senin, 5 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkogabwilhan 1 Laksamana Madya TNI Muhammad Ali. Foto: Twitter @Puspen TNI

Pangkogabwilhan 1 Laksamana Madya TNI Muhammad Ali. Foto: Twitter @Puspen TNI

INIKEPRI.COM – Laksamana Madya TNI Muhammad Ali merupakan seorang perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Laut yang menempati posisi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I.

Merujuk keterangan di laman resmi TNI, Muhammad Ali diketahui sebagai lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1989 angkatan ke-35. Pria kelahiran 9 April 1967 itu pernah menjalani sejumlah pendidikan militer antara lain Dikpasiswa angkatan ke-2 (1990), Dikcawak Kasel (1990-1991), Kursus Ausbildung Waffengerat U Boote 206 (kapal selam U-206 di Jerman tahun 1997).

BACA JUGA:  Prabowo Canangkan Program Pemagangan Nasional, Kepri Siap Serap 500 Peserta di Sektor Pariwisata

Kemudian pendidikan Internasional PWO di Inggris (1998), International Submarine Warfare di Inggris (1999), Diklapa II Koum angkatan ke-14 (2000), Sustekdikpa TNI AL (2001), Seskoal angkatan ke-40 (2003), Sus Danlanal TNI AL (2004), hingga Lemhannas PPSA angkatan XXI (2017).

BACA JUGA:  Audiensi dengan Dirjen Hubdar, Ansar Usulkan Peningkatan Infrastruktur Transportasi Natuna dan Anambas

BACA JUGA :

Pangkogabwilhan I Pimpin Apel Pemberangkatan Personel ke Tanjungpinang

Selain itu, Muhammad Ali juga pernah menuntaskan pendidikan umum S1 Ekonomi dan S2 Manajemen.

Tak hanya itu, dia juga cukup aktif mengikuti seminar nasional dan simposium di mancanegara seperti Singapura, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan lainnya.

BACA JUGA:  UNIBA Tawarkan Program S2 dan S3 untuk Dukung Peningkatan Kualifikasi ASN Pemprov Kepri

Beralih ke kariernya di militer, Pati bintang 3 TNI AL ini mengawali dinasnya sebagai Perwira Depops KRI Sigalu-857 (1990), kemudian Ass Padiv Ekasen KRI Nanggala-401 (1992) hingga Kadep Leksen KRI Nanggala-402 (1996).

Berita Terkait

Fenomena Langka di Anambas, 25 Titik Rafflesia Ditemukan Mekar di Satu Kawasan Hutan
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai
Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari
Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional
Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:43 WIB

Fenomena Langka di Anambas, 25 Titik Rafflesia Ditemukan Mekar di Satu Kawasan Hutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:23 WIB

Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:55 WIB

Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:00 WIB

Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

Berita Terbaru