Ambrolnya plafon Masjid Tanjak pada 8 September 2022 lalu sempat membuat heboh seantero Indonesia. Pada 26 Oktober 2022, Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam Muhammad Rudi menegaskan, perbaikan masjid yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp39,9 miliar ini, selesai pada November 2022.
INIKEPRI.COM – Ambruknya plafon Masjid Tanwirun Naja atau yang familiar disebut Masjid Tanjak sudah berlalu tiga bulan, tepatnya pada 8 September 2022.
Pantauan INIKEPRI.COM hari ini, Jumat 9 Desember 2022, Masjid yang digadang-gadang akan jadi ikon baru Kota Batam ini belum juga rampung untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Jauh dari waktu yang ditargetkan kepala BP Batam Muhammad Rudi beberapa waktu yang lalu.
Di pelataran Masjid Tanjak, spanduk pemberitahuan perbaikan hujan terpasang menyambut kedatangan INIKEPRI.COM.
BACA JUGA :
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Karena ada pekerjaan perbaikan,” bunyi spanduk itu.
Tak hanya itu, di bagian depan Masjid juga masih tertutup terpal biru.
Saat INIKEPRI.COM hendak melihat lebih ke dalam melalui pintu masuk di sebelah kiri Masjid, seorang petugas Ditpam BP menanyakan perihal kepentingan INIKEPRI.COM Ke Masjid Tanjak tersebut.
“Mau ngapain mas? Maaf kalau media, sudah ada surat dari BP Batam?,” tanya Ditpam itu.
Ia juga menyebutkan, saat ini proses pengerjaan di Masjid Tanjak sudah berada di fase cleaning.
“Lagi cleaning, dalam waktu dekat bisa beroperasi lagi,” kata dia menjawab pertanyaan INIKEPRI.COM.
Ditpam ini kemudian menutup portal masuk ke Masjid Tanjak.
Tanggapan BP Batam
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















