Hoaks Politik Berpotensi Capai 60 Persen di Pemilu Serentak 2024

- Admin

Kamis, 19 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI memperkirakan, potensi hoaks atau berita bohong politik dalam Pemilu Serentak 2024 mendekati 60 persen.

Penyebab tingginya hoaks itu disebabkan penggunaan, dan akses terhadap media sosial serta teknologi informasi.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Administrasi Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, dalam Rapat Koordinasi bidang Kominfo sub Urusan Informasi dan Komunikasi Publik yang disiarkan secara daring, Rabu (18/1/2023).

Baca Juga :  [HOAX] Kopi Janji Jiwa Bagikan Hadiah di Ultah ke-30 Tahun

BACA JUGA :

Hoaks! Setelah 37 Tahun Menghilang, Pesawat Tiba-tiba Mendarat

Menurut Ferdinand, hoaks politik itu juga disebabkan ketidakpastian informasi yang diterima oleh pemilih, khususnya pemilih pemula.

“Pada Pemilu 2019 banyak pemilih yang tidak mengetahui kandidat utamanya di pemilu legislatif,” katanya.

Ferdinand menuturkan, pihaknya telah meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) sebagai basis untuk program pencegahan dan pengawasan tahapan pemilu.

Baca Juga :  Hoaks! Pertolongan Pertama Luka Bakar dengan Tepung

BACA JUGA :

Penyebaran Hoaks pada Pemilu 2019 tak Boleh Terjadi di 2024

Terdapat lima isu strategis dari IKP yakni pertama soal netralitas penyelenggara pemilu, kedua pelaksanaan tahapan pemilu di daerah otonomi baru (DOB) provinsi, yakni Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.

Ketiga, potensi masih kentalnya polarisasi di masyarakat terkait dukungan politik.

Baca Juga :  Laporan Isu Hoaks Bulan Maret Dari Kominfo

Keempat adalah persoalan intensitas penggunaan media sosial yang makin meningkat.

Kelima, IKP 2024 menunjukkan persoalan pemenuhan hak memilih dan dipilih tetap harus dijamin oleh penyelenggara pemilu.

Ferdinand menambahkan, perlunya edukasi kepemiluan terhadap para pemilih menjelang Pemilu Serentak 2024.

Pemilu Serentak 2024 akan dilangsungkan s untuk memilih anggota DPR, DPRD, DPD dan Presiden-Wakil Presiden, pada Rabu (14/2/2024). (DI)

Berita Terkait

Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos
[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim
[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar
Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta
Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan
HOAKS: Kopdes Merah Putih Tidak Menyediakan Layanan Pinjaman Online
Hoaks: Menteri Agama Bagikan Bantuan Dana Hibah Ratusan Juta ke Masyarakat
Mafindo: Hoaks & Deepfake Bisa Perkeruh Demo, Jangan Mudah Terprovokasi

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:30 WIB

Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:10 WIB

[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:45 WIB

[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar

Rabu, 5 November 2025 - 16:59 WIB

Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta

Minggu, 2 November 2025 - 06:28 WIB

Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan

Berita Terbaru