Waspadai Kenaikan Harga, Ketua DPRD Batam Ajak Lintas Sektoral Turut Mengendalikan Inflasi Daerah

- Publisher

Sabtu, 28 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nuryanto. Foto:Istimewa

Nuryanto. Foto:Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebagai salah satu cara dalam membantu pengendalian inflasi di daerah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Nuryanto SH MH mengajak semua pihak untuk bisa bekerja sama membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi ini.

Hal ini juga sejalan dengan imbauan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar seluruh Kepala Daerah di tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten untuk membantu masyarakat yang terdampak penyesuaian BBM. Dan mengakibatkan peningkatan Inflasi.

Untuk itu, Politisi PDI Perjuangan ini pun meminta kepada institusi terkait khususnya Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesering mungkin melakukan operasi pasar kebutuhan pokok atau sembako, guna mencegah terjadinya kenaikan inflasi akibat harga barang bergerak naik.

“Harapan kami di legislatif, Pemerintah Daerah di Batam melalui dinas-dinasnya bisa melakukan operasi pasar untuk memastikan angka inflasi tidak semakin meningkat. Terlebih lagi dalam beberapa bulan ke depan sudah akan memasuki Bulan Suci ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kasus Viral, Politisi PDIP Mangihut Rajagukguk Resmi Disanksi Etik

Meski terbilang masih awal, tambahnya, kewaspadaan dini untuk mencegah inflasi ini sangat penting.

Selain itu, DPRD Kota Batam juga sangat berharap agar pasokan distribusi aneka barang kebutuhan pokok bisa mencukupi dan terkendali. Dan memastikan bahwa tidak ada oknum nakal yang sengaja melakukan penimbunan barang.

“Kita juga nanti akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk sama-sama melakukan pengendalian inflasi secara bersama-sama,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku sangat optimis, inflasi Republik Indonesia akan jauh menurun dibandingkan dengan tahun lalu. Ia memastikan, inflasi akan berada di bawah angka 4 persen.

“Tahun ini kami akan memastikan inflasi inti akan berada di bawah 4 persen, sesuai Target kami. Lebih cepat dari yang kami harapkan dan kami inginkan sebelumnya. Kami berjanji inflasi inti akan di bawah 4%,” ujar Perry, dalam Annual Investment Forum 2023, Kamis (26/1/2023).

BACA JUGA:  DPRD Batam Terima Audiensi KPK, Perkuat Komitmen Pemberantasan Korupsi

Perry memproyeksikan angka inflasi RI di 2023 ini jauh di bawah prediksi global yang masih di atas 5 persen. Skenario dasar atau baseline BI untuk inflasi 2023 ini sebesar 3,6 persen, dengan perkiraan tertingginya mencapai 3,7 persen.

“Kita bersyukur dibandingkan dengan inflasi global 5,2persen tahun ini, dan dibandingkan dengan negara lain. Begitu banyak yang bisa kita syukuri di Indonesia,” ujarnya.

Sementara pada 2024 mendatang, ia juga optimis, inflasi akan semakin turun. Perry mengatakan, pihaknya memprediksikan inflasi akan turun ke 2,5 persen.

Rasa optimisnya ini muncul dengan berkaca pada kinerja ekonomi RI dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, RI dapat menjadi salah satu negara dengan kinerja terbaik di dunia dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA:  Jefridin Ingatkan Pelaksanaan STQ VIII Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Perry menyampaikan, Indonesia telah mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,7 persen pada kuartal III 2022. Tidak hanya itu, secara keseluruhan, ia memproyeksikan 2022 pertumbuhan RI mencapai 5,2 persen. Dan ia bersyukur akan hal itu.

“Kami bersyukur. Lihatlah ke sekeliling kita. Di mana kita dapat menemukan pertumbuhan ekonomi 5,7 persen dan 5,2 persen. Kami bersyukur atas ekspor, investasi dalam negeri juga meningkat,” kata Perry.

Sedangkan untuk 2023 ini, Perry memproyeksikan pertumbuhan ekonomi RI akan mencapai angka 4,5-5,3 persen, dengan baseline di 4,9 persen. Ia yakin target ini akan tercapai dengan dorongan dari pergerakan mobilitas domestik pasca pencabutan PPKM.

Sementara untuk 2024 mendatang, ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI akan berada pada rentang 4,7-5,5 persen, dengan skenario dasar pada angka 5,1% dan berkemungkinan naik hingga 5,2 persen. (DI)

Berita Terkait

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai
Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari
Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:46 WIB

PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:23 WIB

Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:00 WIB

Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama

Berita Terbaru