INIKEPRI.COM – Megahnya pembangunan Kota Batam belakangan ini, ternyata memantik rasa nelangsa warga Kampung Tua Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
Pasalnya, berwarsa-warsa sudah warga Kampung Tua Sungai Lekop merasa belum mendapatkan sentuhan pembangunan dari Pemerintah.
Pak Mol, salah satu warga yang tinggal di Kampung Tua Sungai Lekop, mengungkap, keadaan itu seolah-olah menegaskan tiadanya perhatian dari pemerintah kepada warga yang mendiami wilayah tersebut.
“Para pemangku kepentingan disini tidak memperhatikan, bahkan seolah-olah tidak peduli akan nasib warga yang melintasi di jalan itu,” ucap dia, Kamis 9 Februari 2023.
Padahal, kata Pak Mol, panjang jalan itu hanyalah berkisar sekian ratus meter.
“Tak panjang juga jalan itu. Diperkirakan hanya sekitar 500 Meter dari kediaman rumah warga menuju ke jalan yang telah diaspal,” ujar dia.
Tak hanya jalan, ‘penderitaan’ lainnya yang dialami oleh warga adalah air bersih dan listrik yang belum juga masuk di wilayah tersebut.
“Kami merasa pemerintah sangat-sangat tidak adil dan tidak ada memperhatikan nasib kami. Selain jalan yang kalau hujan susah dilewati, listrik dan air bersih pun juga belum ada masuk,” tutup Pak Mol.

Untuk diketahui, luas wilayah kelurahan kampung tua Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam adalah 3,72 km persegi. (MIZ)

















