Orang Portugis menampilkan tarian rakyat mereka diiringi gendang dan biola.Sedikit demi sedikit kesenian ini menarik minat masyarakat Melayu dan berkembang di Kepulauan Riau, khususnya di wilayah Moro.
Sebelumnya, tarian ini dipentaskan sebagai hiburan bagi para nelayan di tepi pantai. Kini Tari Dangkong juga dipertunjukkan pada acara pernikahan, acara adat melayu, dan kegiatan pemerintahan. Tarian ini diiringi oleh biola, gong dan gendang.
BACA JUGA :
Profil Universitas Karimun, Kampus Terbaik Dunia di Bumi Berazam
Masjid Raya Abdul Ghani Sebagai Masjid Tertua

Fakta menarik lainnya adalah mengenai Masjid Raya Haji Abdul Ghani yang menjadi masjid tertua di Karimun. Lokasinya di Kabupaten Buru. Masjid ini dibangun pada abad XIX atau 1823 M pada masa pemerintahan Raja Abdul Ghani.
Arsitektur masjid dirancang oleh orang Tionghoa yang membangun kelenteng di dekat Masjid Raja Haji Abdul Ghani. Bangunan masjid terdiri dari tiga bagian yaitu bangunan utama, kolam, dan menara.
Bangunan utama dengan menara dihubungkan oleh koridor sepanjang 4,5 meter dan dilengkapi pintu kecil untuk menaiki menara.
Ketinggian menara adalah 14 meter dalam bentuk silinder. Semakin tinggi, semakin runcing bentuknya. Bentuk puncak menara ini menyerupai pembakaran kemenyan di kelenteng Tionghoa.
Itulah informasi yang telah anda simak mengenai beberapa fakta menarik dari Kabupaten Karimun yang berada di Kepulauan Riau. Memiliki sejumlah hal menarik yang terdapat di dalamnya, hal ini menjadikan Karimun sebagai salah satu tujuan wisata bagi wisatawan.
Disamping fakta menarik dari Karimun, jika anda ingin menuju ke wilayah ini, tentunya ada sejumlah destinasi wisata untuk anda kunjungi, mulai dari pantai, bukit, dan juga wisata caagr budaya hingga religi. (MIZ)
Halaman : 1 2

















