INIKEPRI.COM – Transformasi layanan kepelabuhanan terus dipercepat. PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), kini resmi menerapkan sistem pembayaran non tunai untuk pembelian pass pelabuhan di Terminal Penumpang Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.
Kebijakan ini mulai berlaku pada awal Mei 2026 dan mencakup layanan penumpang domestik maupun internasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong digitalisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menegaskan bahwa penerapan sistem ini bukan sekadar perubahan teknis, melainkan bagian dari transformasi menyeluruh di sektor kepelabuhanan.
“Implementasi transaksi digital ini bertujuan membiasakan pengguna jasa beralih ke sistem non tunai, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di terminal penumpang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Pelindo menggandeng sejumlah perbankan nasional untuk menghadirkan beragam metode pembayaran. Mulai dari QRIS, transfer bank, hingga kartu debit dapat digunakan oleh penumpang. Selain itu, perangkat Electronic Data Capture (EDC) juga telah disiapkan di loket untuk memastikan proses transaksi berjalan lancar.
Digitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan aman, sekaligus mengurangi potensi antrean panjang di loket pembelian pass.
Meski demikian, Pelindo tetap mempertimbangkan aspek inklusivitas. Penumpang lanjut usia atau masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem digital masih diberikan opsi pembayaran tunai sebagai bentuk masa transisi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar Pelindo dalam membangun ekosistem layanan pelabuhan yang modern dan terintegrasi. Dengan penerapan sistem non tunai, diharapkan pengalaman pengguna jasa semakin efisien sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ke depan, digitalisasi layanan seperti ini diproyeksikan akan menjadi standar baru dalam operasional pelabuhan di Indonesia, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan layanan yang cepat, praktis, dan berbasis teknologi.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















