Dukung Pengembangan SMKN 9, Warga Tanjungpiayu Berterimakasih ke Polda Kepri

- Admin

Selasa, 14 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan tokoh masyarakat di Tanjungpiayu, Kota Batma, khususnya warga sekitar lokasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Batam, menyampaikan terimakasih atas dukungan Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau terhadap lembaga pendidikan itu. Foto:INIKEPRI.COM

Puluhan tokoh masyarakat di Tanjungpiayu, Kota Batma, khususnya warga sekitar lokasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Batam, menyampaikan terimakasih atas dukungan Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau terhadap lembaga pendidikan itu. Foto:INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Puluhan tokoh masyarakat di Tanjungpiayu, Kota Batam, khususnya warga sekitar lokasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Batam, menyampaikan terimakasih atas dukungan Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau terhadap lembaga pendidikan itu. Warga berharap BP Batam akan segera mengeluarkan Penetapan Lokasi (PL) ketiga sebelum pemerintah mengucurkan bantuan Rp12 miliar.

”Kami berterimakasih, dan lega mendengar penjelasan dari Polda Kepri yang menjelaskan bahwa PT Cidi Pratama tidak lagi mempersoalkan lahan yang telah dialokasikan BP Batam terhadap SMK Negeri 9 Tanjungpiayu. Kalaupun perusahaan merasa dirugikan karena telah menimbun lokasi, biarlah mereka berurusan dengan BP Batam,” kata Ibrahim, salah seorang tokoh masyarakat yang bermukim di sekitar SMKN 9 Batam, Selasa, 14 Maret 2023.

Tokoh masyarakat dan warga Tanjungpiayu menerima bingkisan kebutuhan pokok dari Direktorat Intelkam Polda Kepri, Selasa 14 Maret 2023.

Sebab, menurut Ibrahim, jika perusahaan masih menginginkan lokasi yang kini telah ditempati SMKN9, bisa terjadi pergesekan dengan masyarakat. ”Jika masih mempertahankan lahan tersebut, kalau bawa massa atau preman, akan terjadi terjadi pergesekan. Tetapi dengan penjelasan dari Direktorat Intelkam Polda Kepri tadi, saya dan sesama tokoh masyarakat di lingkungan ini merasa lega. Masa depan pendidikan anak-anak kami lebih baik. Ini semua demi kepentingan masyarakat dan dunia pendidikan,” jelas Ibrahim, usai mengikuti pertemuan dengan Polda Kepri, yang dihadiri Iptu Pol Suranta Surbakti, dan tim dari Polda Kepri.

Baca Juga :  Asmara Digantung dan Dilarang Nyusul Kekasih Hati ke Kepri, Pria Ini Sebar Video 'Wik-wik' Pribadi

Iptu Suranta Surbakti menjelaskan bahwa PT Cidi Pratama (CP) tidak mempersoalkan legalitas lahan yang kini telah dialokasikan ke SMK Negeri 9 Batam. ”Mereka hanya meminta ganti rugi atas penimbunan lahan yang telah dilakukan setelah menerima Izin Prinsip (IP) dari BP Batam. Masalah ini bukan ranah urusan keamanan, tetapi biarlah diselesaikan antara perusahaan dengan BP Batam. Kami hanya menyayangkan munculnya mis komunikasi antara perusahaan dengan BP Batam, atau antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kota. Tetapi kami sebagai penanggungjawab keamanan harus memastikan bahwa situasi kondusif, dan peserta didik di SMKN 9 berjalan dengan baik,” ucap Surbakti.

Baca Juga :  Turnamen Domino Hari Bhayangkara ke-79 di Kepri Berakhir Meriah, Dihadiri Kapolda dan Tokoh Daerah

Pertemuan antara tokoh masyarakat Tanjungpiayu dengan Polda Kepri diinisiasi oleh Yayasan Pelita Suluh Nusantara. Hadir dalam pertemuan belasan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW). Dalam pertemuan terlihat tokoh masyarakat antusias menjelaskan persoalan yang muncul, antara lain akibat PT CP mendatangkan puluhan preman ke lokasi SMKN 9 dua pekan lalu. Aksi itu diduga akibat PT CP yang telah mendapatkan IP dari BP Batam pada 2017 langsung melakukan penimbunan pada rawa hutan bakau di lokasi itu. Seharusnya penimbunan belum boleh dilakukan hingga PT CP mendapatkan PL. Namun hingga kini PT CP tidak dapat menunjukkan dokumen PL, dan malah SMKN 9 yang telah mendapatkan PL pertama dan PL kedua atas lahan yang kini telah dibangun gedung sekoleh SMKN9 Batam.

Mereka hanya meminta ganti rugi atas penimbunan lahan yang telah dilakukan setelah menerima Izin Prinsip (IP) dari BP Batam. Masalah ini bukan ranah urusan keamanan, tetapi biarlah diselesaikan antara perusahaan dengan BP Batam. Kami hanya menyayangkan munculnya mis komunikasi antara perusahaan dengan BP Batam, atau antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kota. Tetapi kami sebagai penanggungjawab keamanan harus memastikan bahwa situasi kondusif, dan peserta didik di SMKN 9 berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Pengungkapan Kasus Narkoba di Pulau Terong, Ini Kronologisnya

Asian Sinaga, yang juga tokoh masyarakat di Tanjungpiayu, menjelaskan masalah lahan SMKN9 adalah untuk kepentingan pendidikan anak-anak di Batam. Kebutuhan masyarakat Sei Beduk terhadap lembaga pendidikan, seperti SMKN 9 yang kini jurusannya diminati di dunia kerja, sudah lama dirindukan warga. ”Lahan itu, sejak hutan lindung pun telah kita minta agar diubah dan diizinkan oleh Menteri (Kehutanan dan Lingkungan Hidup). Karena harus seizin Menhut LH, maka kita sudah mengajukan permohonan lahan itu agar diizinkan menjadi lahan sekolah. Kebutuhan sekolah sudah sangat tinggi di daerah ini,” jelas Asian Sinaga.

Empat Perusahaan Berminat

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB