Dia memerintahkan pembangunan menara yang sangat tinggi, yang dikenal sebagai Menara Babel, untuk mencapai langit dan menantang kekuasaan Allah.
Akan tetapi, Allah mengirim angin yang sangat kuat dan membuat menara itu runtuh.
Ketika Nabi Ibrahim bertamu dan ditanya siapa Tuhannya, Nabi Ibrahim menjawab Tuhannya yang menghidupkan dan mematikannya.
Semenjak itulah perdebatan keduanya terjadi hingga Raja Namrud kalah lalu mengusir Nabi Ibrahim dan kisah ini diwahyukan dalam QS Al-Baqarah 258.
Nabi Ibrahim sejak itu sering mendapat teror dan menjadi musuh kerajaan tersebut, merasa tertekan Nabi Ibrahim menghancurkan berhala-berhala.
Hal itu beliau lakukan sebagai bentuk taqwa pada Allah dan kekesalan Raja Namrud, kisah ini tercantum dalam QS Al-Anbiya 60.
Singkat cerita Nabi Ibrahim pun ditangkap tentara Raja Namrud untuk dibakar dan mukjizat pun Allah perlihatkan. QS Al-Baqarah 260.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















