Deteksi Dini Cegah Penyebaran Kanker Paru di Indonesia

- Admin

Kamis, 6 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

INIKEPRI.COM – Perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia yang kian modern saat ini tak selamanya mendatangkan hal positif bagi kesehatan. Penggunaan bahan pengawet makanan serta merokok merupakan pemicu kanker dalam tubuh seseorang.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengadakan survei Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021. Hasilnya, perokok laki-laki Indonesia, terbanyak di dunia.

BACA JUGA :

Kanker Tak Bisa Sembuh Namun Dapat Dikontrol

Baca Juga :  Mau Memerahkan Bibir? Ini Tipsnya, Simpel dan Murah

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Maria Endang Sumiwi melalui keterangan resminya pada Rabu (5/4/2023) mengatakan perokok Indonesia terbesar ketiga di dunia setelah India dan Cina.

“Kemudian perokok laki-laki Indonesia adalah yang terbanyak di dunia. Untuk meminimalisasi penyebaran kanker yang kian masif, perlu dilakukan deteksi dini kanker agar tidak terjadi keparahan yang berimplikasi terhadap beban biaya pengobatan,” kata Endang.

Baca Juga :  COVID-19 Terus Bermutasi, Pemerintah Didorong Pertimbangkan Vaksinasi Dosis ke-4

Deteksi dini diutamakan pada laki-laki, usia 40 tahun ke atas, kemudian perokok. Selanjutnya pajanan di tempat kerja dan lingkungan seperti pajanan asbes, silika, Dioxin, timbal, merkuri, formaldehid (formalin).

“Kemudian benzene (bahan bakar minyak, cat, dan polusi kendaraan bermotor), memiliki gejala batuk darah, batuk kronik, sesak nafas, nyeri dada, berat badan menurun,” kata Endang.

Baca Juga :  6 Cara Alami Redakan Sakit Kepala

BACA JUGA :

Vape Dapat Sebabkan Kanker Paru, Benarkah?

Menurutnya, hal tersebut yang sangat harus diwaspadai karena dapat memicu kanker paru. Risiko Kanker Paru antara lain kebiasaan merokok atau terpapar rokok. Kemudian usia 50 tahun, genetik, dan pajanan karsinogen di tempat kerja dan lingkungan. (RP)

Berita Terkait

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung
Manfaat Mandi Subuh, Dari Daya Tahan Tubuh hingga Kesehatan Mental

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:47 WIB

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06 WIB

Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita

Berita Terbaru