Thailand juga mengalami gelombang panas dengan suhu udara mencapai 45 derajat celcius hingga akhir pekan ini. Bahkan, daerah Bang Na, Bangkok, suhu udara panas mencapai 52,3 derajat celsius.
Di Malaysia, cuaca panas dan berkabut diperkirakan berlangsung dalam jangka waktu yang lumayan lama. Menteri Kesehatan dr Zaliha Mustafa meminta penduduk mengambil tindakan pencegahan. Termasuk harus menghemat air.
BACA JUGA :
Cina Diterjang Gelombang Panas, Suhu Capai 50 Derajat Celsius
Suhu yang sangat panas juga telah menyebar luas di seluruh Tiongkok. Menurut ahli klimatologi Jim Yang, pada Senin (17/4) lebih dari 100 stasiun cuaca di 12 provinsi memecahkan rekor suhu pada April.
Di seluruh Asia Selatan seperti Pakistan, India, Nepal, dan Bangladesh, semuanya mengalami suhu yang mencapai 40 derajat Celsius selama beberapa hari.
“Suhu panas bulan April di Wilayah Asia selatan secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari: lonjakan panas tahun 2023 terparah,” jelas BMKG, Minggu (23/4).
Penyebab ketiga suhu panas adalah tren pemanasan global dan perubahan iklim: gelombang panas ‘heatwave’ semakin berisiko berpeluang terjadi 30 kali lebih sering.
Faktor keempat yang menyebabkan suhu panas dalam sepekan terakhir adalah dominasi monsun Australia dan Indonesia sudah memasuki musim kemarau.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















