INIKEPRI.COM – Rehabilitasi dan rekonstruksi perumahan warga terdampak bencana longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau dilakukan Kementerian PUPR dengan membangun 100 unit hunian tetap (HUNTAP) berteknologi Rumah Instan Sederhana Sehat Aman (RISHA) di lokasi permukiman yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana.
BACA JUGA :
Cen Sui Lan: Pastikan Rumah Hunian Tetap untuk Korban Longsor di Serasan Lengkap dengan Furnitur
Relokasi dilakukan karena permukiman warga lama berada di zona merah kerentanan tinggi bencana longsor. Permukiman huntap, dari persediaan RISHA di Palembang ini, akan dilengkapi dengan jaringan air bersih, sanitasi dan mushola.
Menurut keterangan Staf lapangan Kementerian PUPR pada Kamis (27/4/2023) progres kemajuan pembangunan RISHA saat ini telah selesai dibangun 2 unit, 53 unit terpasang pondasi batu kali.

“Masing -masing 1 unit telah terpasang sloof RISHA dan pasangan rangka baja ringan dan dinding bata. Keseluruhan 100 unit HUNTAP RISHA ditargetkan siap digunakan akhir Juni 2023,” ucap Staf tersebut.
BACA JUGA :
Cen Sui Lan Minta Kementerian PUPR Turun ke Lokasi Bencana di Serasan Natuna
Sebelum program relokasi huntap dilaksanakan, pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, Kementerian PUPR telah melakukan penanganan tanggap darurat bencana longsor di Natuna dengan mengerahkan alat berat untuk membantu proses evakuasi, pembersihan lumpur, dukungan sarana dan prasana bagi pengungsi, dan membuka jalur terdampak longsor.
Salah seorang warga bernama Moel, menanggapi dengan cepatnya progres pembangunan hunian pasca terjadinya bencana tersebut.
“Terima kasih kepada anggota DPR RI Ibu Cen Sui Lan Bersama bapak Basuki dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI gerak cepat langsung turun ke lokasi sesaat setelah bencana kemarin. Sehingga hunian ini dapat segera tereliasasi,” ujar Moel. (DI)

















