April 2023, Terjadi Inflasi 4,33 Persen

- Publisher

Rabu, 3 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada April 2023 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 4,33 persen. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 6,75 persen terendah terjadi di Pangkal Pinang sebesar 2,78 persen.

Kepala BPS Margo Yuwono pada konferensi pers Selasa (2/5/2023) mengatakan inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

BACA JUGA:  BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park

BACA JUGA :

Pemerintah-BI Sepakati Strategi Pengendalian Inflasi

“Yaitu kelompok transportasi sebesar 11,96 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,67 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,58 persen,” kata Margo.

Selanjutnya kenaikan harga pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,79 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 3,27 persen, kelompok pendidikan sebesar 2,75 persen.

BACA JUGA:  Sukses Kendalikan Inflasi, TPID Kepri Raih Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik

Selanjutnya kelompok kesehatan sebesar 2,60 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,53 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,38 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,80 persen.

Sementara itu, kata Margo untuk kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,25 persen.

BACA JUGA:  Amsakar: “Batam Relatif Stabil, Sembako Aman, Harga Terkendali”

Tingkat inflasi month to month (m-to-m) April 2023 sebesar 0,33 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) April 2023 sebesar 1,01 persen.

“Sedangkan tingkat inflasi y-on-y komponen inti April 2023 sebesar 2,83 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,25 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 0,88 persen,” kata Margo. (DI)

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3 Persen pada Kuartal III-2026, Investasi Jadi Pendorong Baru
Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park
Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Pertimbangkan Bangun Pembangkit Listrik Bertenaga Nuklir di Batam
IHSG Anjlok 1,22 Persen ke Level 5.373, Investor Cermati Agenda Ekonomi Global
Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:58 WIB

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3 Persen pada Kuartal III-2026, Investasi Jadi Pendorong Baru

Senin, 2 November 2026 - 07:49 WIB

Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik

Berita Terbaru