INIKEPRI.COM – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batam menghimbau kepada warga Nahdiyin di Batam bisa mengambil sikap bijaksana dalam Pemilu 2024 mendatang.
Mengingat, banyak juga dari beberapa bakal calon legislatif (bacaleg) maupun bakal calon Kepala Daerah nantinya ada juga yang berasal dan merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU).
Sehingga sikap dalam menjaga persatuan dan kesatuan demi menjaga Pemilu Damai dan Aman kiranya sangat dibutuhkan.
BACA JUGA :
Peringatan Hardiknas, Nuryanto Ajak Wujudkan Generasi Muda Berkualitas Melalui Merdeka Belajar
Hal tersebut diungkapkan KH Muhammad Zaenuddin, Ketua PCNU Batam disela-sela Halal Bi Halal sekaligus Walimatul Ursy di kawasan Bengkong Sadai, Bengkong, Batam pada Rabu(3/5/2023) malam.
“Saya sangat berharap warga Nahdiyin di Batam bisa bersama-sama dengan aparat keamanan dalam memunculkan rasa aman dan damai,” tegasnya.
Siapa pun nanti yang terpilih, tambahnya, pihaknya menyerahkan semuanya kepada warga Nahdiyin di Kota Batam untuk bisa menentukan nasib bangsa dan negara ini dengan menggunakan haknya untuk Lima tahun ke depannya.
“Kami berpesan, siapapun yang dipilih dan didukung nantinya tetap menjaga persaudaraan dan kebersamaan. Serta menjauhkan diri perpecahan. Justru dengan adanya Pileg dan pilkada serta pilpres ini, kiranya menjadi bentuk untuk mempersatukan seluruh umat, bukan malah memecah belah,” terangnya.
Hal senada juga diungkapkan, Ketua DPRD Batam yang juga Kasat Korwil Banser Provinsi Kepri, Nuryanto S.H., M.H., yang mengatakan bahwa berbeda pilihan dalam Pemilu adalah sebuah kewajaran dan hak masing-masing warga negara.
Untuk itu, perbedaan tersebut jangan sampai memunculkan gesekan maupun perpecahan.
“Himbauan yang disampaikan oleh PCNU Kota Batam ini harus bisa disikapi dengan bijak. Intinya harus bersatu, kompak dan tidak ada gesekan. Siapa saja yang nanti terpilih dalam pileg, pilkada maupun pilpres itu semua adalah saudara kita semuanya,” terang Politisi PDI Perjuangan ini. (RBP)

















