INIKEPRI.COM – Balai Karantina Hewan Kelas I Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengatakan hewan kurban yang digunakan untuk keperluan pada Idul Adha 1444 Hjjriah yang baru tiba harus menjalani karantina selama tiga hari.
Sub Koordinator Balai Karantina Hewan Kelas I Batam Tengku Iskandar dilansir dari ANTARA, Kamis 11 Mei 2023 mengatakan, karantina yang dilakukan selama tiga hari tersebut sebagai upaya untuk menghindari sapi-sapi yang tertular penyakit.
BACA JUGA :
Batam Butuh 2.000 Hewan Ternak untuk Cukupi Pasokan Jelang Idul Adha
“Perlakuan hewan yang masuk di sini kita lakukan penyemprotan disinfektan pagi sore dan langsung dimasukkan kandang untuk di karantina selama tiga hari. Ini untuk menghindari kemungkinan sapi-sapi di sini bisa menularkan penyakit,” katanya.
Jika hewan kurban yang berasal dari zona merah penyakit mulut dan kuku (PMK), kata dia, maka hewan tersebut harus dilengkapi dengan beberapa hasil laboratorium kesehatan hewan.
“Sapi yang tiba di Batam saat ini dari Kupang, NTT zona hijau PMK dan LSD. Kalau dari Lampung, perlakuan di sana yang paling banyak, hasil laboratoriumnya juga lebih banyak dari daerah asal, setibanya di sini kita karantina tiga hari juga,” katanya.
Setelah menjalani karantina selama tiga hari, tambah dia, sapi-sapi tersebut akan dilakukan pengambilan sampel Brucellosis.
“Kita harapkan tidak ada yang kena PMK, sapi yang datang juga langsung ‘port to port’. Saya berharap kalau dari Kupang sudah kirim ke seluruh daerah, semua hasilnya baik,” kata Iskanadar.
Sebelumnya, penasihat Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Kota Batam Kepulauan Riau, Musofa mengatakan sebanyak 550 ekor sapi asal Kupang, NTT dipasok untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha 1444 H.
Ia menjelaskan untuk saat ini sudah ada sekitar 1.200 sapi yang tersedia di kandang peternakan di Kawasan Temiang, Sekupang.
“Yang tiba hari ini ada 550 ekor sapi dari Kupang. Untuk di Tanjungpinang sudah dipasok sebulan yang lalu 525 ekor,” katanya.
“Untuk kebutuhan sapi di Kota Batam sekitar 5.000 ekor,” tutupnya. (RBP/ANTARA)

















