Halal Bihalal Bersama Masyarakat Kepri di Jogja, Ansar Paparkan Kinerjanya Selama 2 Tahun Memimpin Kepri

- Admin

Senin, 22 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halal bihalal  masyarakat Kepri yang tergabung dalam Keluarga Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (KMPKR) Yogyakarta. Foto: Diskominfo Kepri

Halal bihalal masyarakat Kepri yang tergabung dalam Keluarga Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (KMPKR) Yogyakarta. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghadiri kegiatan halal bihalal masyarakat Kepri yang tergabung dalam Keluarga Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (KMPKR) Yogyakarta, Minggu (21/5) di Hotel Crystal Lotus, jalan Magelang, Kota Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini Gubernur Ansar memaparkan berbagai kinerjanya selama dua tahun memimpin Kepri bersama Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina.

BACA JUGA :

Silaturahmi Gubernur Ansar ke Masjid An Nur Baloi Batam, Momen Hapus Salah dan Khilaf

“Membangun Kepri butuh kita bersama-sama. Peran masyarakat Kepri yang berada di perantauan, seperti salah satunya di Jogjakarta ini sangat dibutuhkan kontribusinya dalam membangun. Karena saya yakin saudara-saudara di perantauan punya pemikiran dari sisi yang berbeda dan memang dibutuhkan bagi daerah,” kata Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Syarat Lengkap Wisatawan Singapura Masuk Batam-Bintan saat Travel Bubble

Ansar melanjutkan, masa kepemimpinannya hanya sekitar 3, 8 tahun. Dan saat ini masa jabatannya hanya tersisa sekitar 1,6 tahun saja.

“Dalam waktu yang singkat ini terus kita pacu untuk menggesa berbagai ketertinggalan dalam membangun Kepri. Anggaran kita kecil, makanya kita jolok terus di APBN. Kita datagi menteri yang satu ke menteri yang lain. Alhamdulillah, ada hasilnya dan pembangunan bisa kita gesa,” kata Ansar.

Membangin Kepri, lanjut Ansar, dengan 394 pulau berpenghuni dari 2408 pulau yang ada, adalah hal yang tidak mudah.

“Apa yang saya sampaikan ini betul adanya. Membangin Kepri ini tadak mudah dan tidak murah. Ada 2.408 pulau di Kepri dengan 394 yang berpenhmghuni. Terdapat 7 kabupaten dan kota di Kepri semuanya harus mendapat porsi anggaran yang proporsional agar disparitas pembangunannya tidak terlalu jomplang dan timpang,” kata Ansar.

Baca Juga :  Ansar Hadiri Halalbihalal LAM Kepri: Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan Pasca Idulfitri

Tahun 2023 ini, lanjutnya lgi, Pemprov Kepri mendapatkan alokasi APBN lebih dari Rp100 miliar. Yang mana dana tersebut untuk membangun, diantaranya Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tanjung Uban, peningkatan fasilitas di RS Ahmad Thabib terutama dalam hal penanganan penyakit jantung dan sebahainya.

“Tidak hanya itu, kita juga sedang menggesa pembangunan jembatan Batam-Bintan, melanjutkan program bantuan bagi UMKM dengan bunga 0 persen dan sebagainya. Kita juga baru saja meresnikan rumah singgah di Jakarta untuk membantu nasyarakat kita yang tidak mampu yang sedang berobat di Jakarta,” katanya.

Baca Juga :  Jemaja Beruntung Pemerintah Telah Bangunkan Pelabuhan Pengumpan Regional Kuala Maras, Diresmikan oleh Gubernur

BACA JUGA :

Gubernur Ansar Buka Rakor Penguatan APIP se-Provinsi Kepri dan Jambi

Tidak hanya itu, untuk menjaga moderasi dan dan toleransi antar umat beragama, Pemprov Kepri juga telah membuat progran Mubaligh Hinterland yang diturunkan ke pulau-pulau.

“Ini untuk mnumbuhkan semangat moderasi dan toleransi beragama yang benar..intinya seperti yang saya katakan, membangun Kepri ini harus bersama-sama tanpa memandang suku,ras, agama dan jabatan,” kata Ansa

Sementara itu ketua KMPKR Yogyakarta Mohammad Yakoob berterimakasih atas kehadiran Gubmbrnur Kepri H. Ansar Ahmad dalam acara tersebut.

Tampak masyarakat Kepri di Yogyakarta serta para mahasiswa antusias untuk foto bersama Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad dalam kesempatan ini. (DI)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB