INIKEPRI.COM – Cen Sui Lan Anggota DPR RI Dapil Kepulauan Riau (Kepri), membuka secara resmi pelatihan potensi SAR (Search and Rescue) yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada Senin (5/6/2023).
Anggota Komisi V DPR RI itu, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, anggaran untuk Badan SAR Nasional (Basarnas) Kepri akan bertambah pada tahun anggaran 2024 mendatang.
BACA JUGA :
Cen Sui Lan Salurkan Bansos di Sambau
Hal ini disebabkan oleh tantangan geografis yang dihadapi Kepri, yang terdiri dari banyak pulau dan lautan.
“Kondisi ini membutuhkan anggaran yang lebih besar untuk memastikan layanan pertolongan kemanusiaan dapat berjalan dengan baik,” kata Cen Sui Lan setelah secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Potensi SAR yang diikuti oleh 100 peserta dari 5 kabupaten dan 2 kota di Kepri.
Cen Sui Lan juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada 100 peserta pelatihan yang berasal dari Kepri.
Para peserta itu juga dipersiapkan untuk membantu tugas-tugas kemanusiaan bersama Basarnas dalam menghadapi bencana alam atau situasi darurat.
BACA JUGA :
Cen Sui Lan: Tahun 2023, Dana Jalan Inpres untuk Kota Tanjungpinang Rp60 Miliar
Cen Sui Lan juga mengungkapkan bahwa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Marsekal Madya Hendry Apiandi, Kepala Basarnas, ia telah meminta penambahan alokasi dan dana pada tahun anggaran 2024 untuk Kantor SAR Kepri.
“Permintaan ini sudah saya sampaikan dalam RDP minggu lalu,” jelas Cen Sui Lan, yang juga merupakan Dewan Kehormatan PSMTI Provinsi Kepri.
“Kami berharap dengan penambahan anggaran, semakin banyak putra dan putri Kepri yang dapat dilatih sebagai potensi SAR di masa depan,” tambahnya.
Slamet Riyadi, Kepala Kantor SAR Kepri, mengucapkan terima kasih atas program dan kegiatan Pelatihan Potensi SAR ini. Ia berharap bahwa dengan adanya pelatihan ini, kemampuan Basarnas dalam menghadapi situasi darurat di Kepri akan semakin meningkat.
“Kita perlu bekerja sama lebih banyak dengan organisasi masyarakat atau organisasi kepemudaan agar potensi SAR semakin siap. Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari,” tutup Slamet Riyadi. (RP)

















