Kemenkumham Sukses Gelar Intelektual Property dan Tourism Kepri

- Publisher

Minggu, 18 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mendampingi Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly menghadiri malam puncak acara Intelektual Property dan Tourism Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (17/6). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mendampingi Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly menghadiri malam puncak acara Intelektual Property dan Tourism Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (17/6). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mendampingi Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly menghadiri malam puncak acara Intelektual Property dan Tourism Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (17/6/2023).

Acara yang mengangkat tema “Menjaga Warisan Budaya dan Alam Melalui Kekayaan Intelektual dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Provinsi Kepri” ini diharapkan mampu meningkatkan branding destinasi pariwisata yang ada di Provinsi Kepri.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly mengatakan Kekayaan Intelektual ini sangat penting keberadaannya bagi suatu daerah.

“Melalui pengembangan Kekayaan Intelektual ini berdampak pada pengembangan berbagai faktor pembangunan di suatu daerah yang bersumber pada pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Selanjutnya, Yasonna mengatakan melalui program Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI ini menjadi salah satu langkah guna menunjang pemanfaatan dan pengembangan potensi Kekayaan Intelektual seperti budaya, pariwisata serta hasil produksi lainnya yang mampu meningkatkan kontribusi bagi pembangunan suatu daerah di Indonesia khususnya Kepri.

“Saya yakin jika Kekayaan Intelektual di Kepri dikemas dengan baik akan mampu menjadi Kekayaan Intelektual yang sangat bermanfaat sehingga dapat ditampilkan atau dijual kepada turis mancanegara yang berkunjung” tegasnya.

BACA JUGA:  Penyelesaian Ruas Jalan, Penataan Plaza Penyambut, dan Balai Adat jadi Prioritas Penataan Pulau Penyengat Lanjutan

Menteri Yasonna juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad serta seluruh Kepala Daerah dalam hal ini Walikota dan Bupati se-Kepri yang sudah mendukung program Kekayaan Intelektual ini.

Sebelumnya, Gubernur Ansar mengucapkan selamat datang dan apresiasinya kepada Menteri Yasonna dan Rombongan yang telah memilih Kepri sebagai tempat penyelenggaraan acara ini.

“Saya mengucapkan terima kepada bapak Yasonna H Laoly karena telah memilih Kepri untuk menggelar acara ini, semoga kekayaan intelektual Kepri seperti hak cipta, paten, merek dagang dan rahasia dagang mendapatkan perlindungan atas hak kekayaan intelektual,” kata Gubernur Ansar.

Lanjut, Gubernur Ansar mengatakan dengan diadakannya acara ini juga mampu mendongkrak semangat para pelaku UMKM dan penggerak ekonomi di Kepri yang sempat runtuh akibat pandemi Covid-19 lalu.

“Kami yakin dengan menurunnya kasus pandemi Covid-19 dan kondisi geografis Kepri yang juga strategis ini mampu menjadikan Kepri sebagai salah satu destinasi pariwisata terbaik di Indonesia sehingga dapat mendorong produk para UMKM Kepri dijual ke para turis mancanegara yang berkunjung ke Kepri,” imbuhnya.

Selanjutnya, Gubernur Ansar mengatakan Pemprov Kepri sangat mendukung adanya program Kementerian hukum dan HAM khususnya dalam pengembangan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual Komunal dan pariwisata.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar dan Wali Kota Lis Dampingi Ketua DPD RI Kunjungi Pulau Penyengat

“Kami yakin pengembangan sektor pariwisata melalui Kekayaan Intelektual ini mampu berdampak positif bagi pemulihan ekonomi di Provinsi Kepri,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI Min Usihen mengatakan bahwa kegiatan Kekayaan Intelektual Property dan Pariwisata Kepri ini diharapkan dapat melindungi kekayaan intelektual daerah dan budaya Kepri yang ada.

“Serta mampu meningkatkan branding destinasi pariwisata yang ada di Provinsi Kepri yang berbasis intelektual,” jelas Mien Usihen.

Provinsi Kepri dikatakan Min Usihen sebagai daerah kedua setelah Provinsi Bali tempat pelaksanaan acara ini.

“Dipilihnya Kepri sebagai tempat pelaksanaan Acara Intelektual Property dan Tourism Kepri tahun 2023 ini, dikarenakan lokasi Kepri yang sangat strategis, memiliki banyak lokasi heritage dan destinasi pariwisatanya baik alam dan budayanya yang sangat beragam dan indah,” tuturnya.

Terakhir, Min Usihen mengharapkan dengan diadakannya acara ini semoga mampu mendorong Kekayaan Intelektual di Kepri seperti melalui pemberian pencatatan Hak Cipta Merk dagang bagi para UMKM sehingga Kekayaan Intelektual dapat terwujud dalam mendukung para UMKM di Kepri.

BACA JUGA:  Ansar Bawa Bantuan Rp939 Juta untuk Korban Banjir Bandang Sumbar

Dalam acara ini Gubernur Ansar memberikan penghargaan kepada Kanwil Kemenkumham Kepri, Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bintan, Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Dinas Kebudayaan Kota Batam, Dinas Pariwisata Kota Batam, Dinas Kebudayaan Kabupaten Karimun, Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Dinas Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang, Dinas Kebudayaan Kabupaten Natuna dan Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna atas fasilitator Kekayaan Intelektual bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Kepri.

Dalam acara ini juga Menkumham RI Yasonna H Laoly dan Dirjen Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI Min Usihen memberikan 15 sertifikat pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal kepada Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, serta menyerahkan merk kolektif kepada para UMKM Kepri, sertifikat merk kolektif, sertifikat indikasi geografis dan penghargaan atas apresiasi Kemenkumham kepada sejarawan dan sastrawan Kepri.

Turut hadir dalam acara ini, Staf Khusus Kemenkumham RI, Ketua Dekranasda Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Bupati Kabupaten Bintan Roby Kurniawan, Walikota Tanjungpinang Rahma, Forkopimda Kepri, Pimpinan Tinggi di Lingkungan Kanwil Kemenkumham, dan para Kepala OPD Kepri. (RBP)

Berita Terkait

Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum
MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak
Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang
Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja
Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:40 WIB

Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Selasa, 28 April 2026 - 20:57 WIB

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 09:18 WIB

MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak

Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB

Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang

Kamis, 23 April 2026 - 07:06 WIB

Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Berita Terbaru