Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

- Publisher

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengambil langkah progresif dalam mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah dengan mengusulkan lebih dari seribu unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Program yang digagas pemerintah pusat tersebut menjadi bagian dari upaya besar dalam mempercepat penyediaan rumah layak huni di seluruh Indonesia, khususnya bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap hunian yang memadai.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan langsung, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta melalui kemudahan perizinan.

“Kami di pemerintah kota tidak hanya mengandalkan pembangunan oleh pemerintah semata, tetapi juga memfasilitasi pihak ketiga atau pengembang agar proses perizinannya dapat dipermudah. Dengan begitu, percepatan pembangunan rumah untuk masyarakat bisa lebih optimal,” ujar Zulhidayat, Selasa (28/4).

BACA JUGA:  Korem 033 Wira Pratama Resmikan Ruang Fitnes WP

Ia menjelaskan bahwa program ini secara khusus menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, terutama yang masuk dalam kategori desil satu hingga empat berdasarkan data Kementerian Sosial Republik Indonesia. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Sasaran utama program ini adalah masyarakat pada desil 1 sampai 4. Data tersebut sudah tersedia di Kementerian Sosial, sehingga penyaluran bantuan diharapkan benar-benar tepat kepada yang membutuhkan,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Agustiawarman, mengungkapkan bahwa dukungan terhadap sektor perumahan tidak hanya berasal dari program pembangunan rumah baru, tetapi juga melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

BACA JUGA:  Salut, Polisi ini Gendong Ibu Yang Sakit Kakinya Saat Pengambilan Sembako di Tanjung Pinang

“Untuk tahun 2026, sebanyak 129 unit rumah tidak layak huni di Tanjungpinang telah terkonfirmasi masuk dalam program BSPS. Pelaksanaannya akan dilakukan oleh kementerian melalui satuan kerja terkait,” jelasnya.

Selain dukungan dari pemerintah pusat, Pemko Tanjungpinang juga mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk memperkuat program serupa, meskipun jumlahnya masih terbatas.

“Kami juga mengalokasikan dukungan dari APBD sekitar 30 unit rumah untuk tahun 2026. Namun saat ini masih dalam proses validasi data agar benar-benar tepat sasaran,” lanjut Agustiawarman.

BACA JUGA:  Baru 53 Hari Kerja, Tidak Tepat Dijadikan Indikator Kegagalan

Program perumahan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah kota dalam menata kawasan permukiman, termasuk pengentasan kawasan kumuh yang menjadi kewenangan daerah, khususnya untuk wilayah dengan luasan di bawah 10 hektare.

Saat ini, pemerintah kota masih melakukan proses verifikasi dan validasi data secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lokasi pembangunan serta penerima manfaat benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

“Seluruh data masih dalam tahap verifikasi oleh tim. Ini penting agar pelaksanaan program nantinya tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum
MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak
Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang
Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja
Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:40 WIB

Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Selasa, 28 April 2026 - 20:57 WIB

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 09:18 WIB

MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak

Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB

Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang

Kamis, 23 April 2026 - 07:06 WIB

Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Berita Terbaru

Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri resmi memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Penanganan Masalah Hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

Tg. Pinang

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:57 WIB