Nuryanto : Tiga Esensi Hari Raya Idul Adha Memperkuat Keimanan dan Ketaqwaan Umat Islam

- Admin

Senin, 26 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. Foto: Istimewa

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Hari Raya Idul Adha akan kembali datang dan memberikan pesan bahwa ketaatan dan kemanusiaan nan luhur yagn dinilai sebagai tanda ‘membunuh’ sifat negatif dan karakter kebinatangan pada diri manusia.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto S.H., M.H. Politisi PDI Perjuangan ini juga menegaskan bahwa momen Idul Adha juga mengedukasi umat Islam untuk memiliki kesatupaduan berkurban dengan prinsip kedekatan vertikal kepada Tuhan, sekaligus kedekatan horizontal dengan sesama.

Melalui misi suci yang diteladankan Nabi Ibrahim, yang diperintahkan Allah menyembelih putra tercinta, Ismail, dalam beberapa kali mimpinya. Sang ayah pun berdialog dari hati ke hati dengan putranya. Namun keputusan besar dari Ismail justru mengukuhkan keyakinan ayahnya.

Dengan banyaknya godaan setan yang demikian kuat itu tidak menggugurkan ketauhidan seorang hamba kepada tuhannya. Pada akhirnya, Allah melihat keikhlasan Nabi Ibrahim dalam melaksanakan perintah, kemudian mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba.

Baca Juga :  Ketua DPRD Batam Nuryanto Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga

Ujian iman ini pun dimenangi oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan sukses menjadi hamba yang taat, tabah, dan takwa dalam menjalankan perintah Allah.

“Keteladanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim juga dinilai sebagai bentuk edukasi humanis,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Cak Nur ini juga mengatakan bahwa Esensi Ibadah Qurban sesungguhnya, tambahnya, bukanlah terletak pada daging bintang yang disembelih, melainkan terpancar nilainya berdasarkan motivasi yang melatar belakangi mengapa seseorang itu berkurban.

Setidaknya ada tiga catatan penting dari esensi Ibadah Qurban yang dimaksudnya. Yakni menyangkut Ketaqwaan dan keimanan, Sosial antar umat manusia serta peningkatan kualitas diri.

Pertama, Keimanan dan Ketaqwaan lahir dari sebuah keyakinan. Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail adalah suatu kisah yang pernah terjadi dan itulah yang mendasari terjadinya Ibadah Kurban.

Meskipun tidak mengalami secara langsung, namun sebagai hamba-Nya dan dengan keimanan yang dimiliki harus yakin bahwa kisah itu betul-betul terjadi dan terkandung perintah dari Allah SWT kepada kita untuk melaksanakan ibadah Kurban.

Baca Juga :  Nuryanto Didaulat Jadi Dewan Pembina GPP-GPP RI Kota Batam

“Keimanan yang didasarkan kepada keyakinan akan menimbulkan sikap kepatuhan seorang hamba yang selanjutnya akan termanifestasi dalam bentuk ketaatan, keikhlasan, dan ketulusan,” tegasnya.

Kedua, Sosial antar umat manusia. Yang berarti bahwa dalam momen ini, melatih rasa pengorbanan dengan cara menyisihkan sebagian harta yang dimiliki untuk membeli binatang ternak, dijadikan sebagai Kurban, dan diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

“Harta kita, mungkin, adalah salah satu “berhala” dalam kehidupan kita yang terkadang terasa berat untuk dikeluarkan. Kita tidak sadar bahwa semua harta yang kita miliki itu asalnya dari Allah SWT dan Dia dengan mudahnya dapat mengambil itu semua bahkan hanya dalam hitungan detik. Untuk itu, dengan berbagi setidaknya bisa menumbuhkembangkan rasa sosial kita terhadap sesama. Khususnya masyarakat ya membutuhkan,” tegasnya.

Ketiga, peningkatan kualitas diri. Dengan menyisihkan harta maka akan di dapati keberkahan. Satu hal yang harus selalu diingat bahwa di dalam harta kita ada hak-hak orang lain yang membutuhkan (fakir miskin, anak yatim, anak jalanan, dan sebagainya). Seharusnya kita bersyukur bahwa Allah menjadikan kita sebagai perantara-Nya untuk membantu orang-orang yang kurang mampu tersebut.

Baca Juga :  Kayuh Serentak, Langkah Sepijak

Keberkahan bisa datang dengan berbagai bentuk. Baik itu yang terlihat (harta kita bertambah) atau pun yang tidak terlihat oleh kasat mata. Jadi kalau uang kita tidak bertambah jangan khawatir. Karena, mungkin saja Allah menggantinya di tempat lain yang terkadang kita tidak sadar.

“Seperti diberikan kebahagiaan dan ketentraman dalam hidup. Atau mungkin keluarga kita diberikan kesehatan dan panjang umur. Atau mungkin kita diselamatkan oleh Allah dari bencana. Atau mungkin usaha-usaha dan pekerjaan kita diberikan kelancaran, dan berbagai macam bentuk keberkahan lainnya,” tegasnya.

“Akhirul kalam, Selamat Hari Raya Idul Adha bagi seluruh umat Muslim. Semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Mohon maaf atas segala kesalahan,” tutupnya. (DI)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB