Cen Sui Lan Dorong Ponpes di Kepri Lengkapi Legalitas Agar Dapatkan Dana APBN

- Admin

Rabu, 28 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cen Sui Lan berfoto dengan pejabat Kemenag Kepri dan Kemenag Bintan bersama para pimpinan Ponpes Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan di Ponpes Al Kautsar Tanjungpinang pada acara silaturahmi sekaligus perpisahan santri kelas 9, Sabtu (24/6/2023) malam. Foto: Istimewa

Cen Sui Lan berfoto dengan pejabat Kemenag Kepri dan Kemenag Bintan bersama para pimpinan Ponpes Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan di Ponpes Al Kautsar Tanjungpinang pada acara silaturahmi sekaligus perpisahan santri kelas 9, Sabtu (24/6/2023) malam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepulauan Riau (Kepri), Cen Sui Lan mendorong pimpinan pondok pesantren (Ponpes) se-Kepri untuk menyelesaikan legalitas lembaga pendidikannya.

Hal ini dimaksudkan agar pembangunan infrastruktur Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) tersebut dapat menerima kucuran dari dana pusat (APBN).

Cen Sui Lan menyampaikan hal tersebut saat bersilaturahmi dengan jajaran Kemenag Kepri bersama para pimpinan Ponpes se-Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, di Ponpes Al Kautsar Tanjungpinang, Sabtu (24/6) lalu yang bersamaan dengan acara perpisahan santri kelas 9 Ponpes Al Kautsar Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Cen Sui Lan meminta jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kepri dan para pimpinan pondok pesantren (Ponpes) se-Kepri yang belum memiliki legalitas sebagai satuan pendidikan atau lahan yayasan pengelolanya untuk segera menyelesaikannya.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Kepri Sudah 21,88 Persen

Legalitas itu merupakan aspek legal berupa sertifikat tanah atau lahan. Sehingga, Ponpes yang lengkap legalitasnya, bisa menerima bantuan hibah berupa pembangunan sarana dan prasarana LPK. Seperti pembangunan MCK.

“Ini sudah 50 Ponpes di Kepri yang sudah saya berikan dana aspirasi, masing-masing ponpes dialokasikan sebesar Rp200 juta. Bantuan itu diberikan sejak tahun anggaran 2021, 2022 dan 2023. Untuk tahun 2024 nanti, saya memberikan 25 Ponpes lagi. Dan bagi para penerima bantuan, Ponpes harus memiliki aspek legal,” ucap Cen yang belum lama ini mendapatkan penghargaan sebagai Anggota DPR RI Terpopuler Golkar Media Awards.

Lebih lanjut, Cen Sui Lan menjelaskan selain dirinya memiliki kewenangan untuk memberikan aspirasi pembangunan sarana dan prasarana MCK, juga masih ada beberapa bantuan lainnya.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Resmikan Sarana Sanitasi di Ponpes Sirrul Ilahiyah Batam

Seperti pembangunan rusun atau asrama santri untuk Ponpes, Rusun Mahasiswa (Rusunawa) dan bantuan hibah bus sekolah.

“Untuk mendapatkan bantuan semua itu, Ponpes harus memiliki legalitas. Uang negara itu harus diberikan kepada yang memiliki Ponpes yang legalitasnya ada,” jelas dia.

Ia pun berharap agar pihak Kemenag Kepri sebagai pembina Ponpes yang ada segera memfasilitasi semua Ponpes yang belum memiliki legalitas di Kepri, agar segera menyelesaikan atau melengkapinya.

“Ini, saya kesulitan mencari Ponpes yang memiliki legalitas, agar bisa saya berikan dana aspirasi itu,” kata Cen Sui Lan lagi.

Sebelumnya, Cen Sui Lan memantau pembangunan penyediaan sarana dan prasarana sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) atau pondok pesantren berupa MCK di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kautsar Tanjungpinang, Jumat (16/6/2023).

Baca Juga :  Disperkim Butuh Skylift Tambahan untuk Pemotongan Kayu Lapuk Pinggir Jalan

Pembangunan MCK ini berasal dari dana aspirasi Cen Sui Lan, sebesar Rp200 juta. Selain Al Kautsar, bantuan pembangunan sarana dan prasarana MCK juga dialokasi untuk Ponpes Ponpes Ibnu Utsman Tanjungpinang.

Tahun anggaran 2022 lalu, bantuan MCK juga diterima oleh Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) Sekolah Tinggi Theologi Injili Indonesia (STII) Batam. Sejumlah Ponpes dan LPK lainnya juga menerima bantuan yang sama.

Tahun anggaran 2023, rencananya Cen Sui Lan mengalokasikan dana untuk bantuan 25 LPK berupa MCK se-Provinsi Kepri. Masing-masing LPK mendapatkan bantuan Rp 200 juta. (DI)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB