Ansar Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi 2023

- Publisher

Jumat, 1 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2023 di Istana Negara, Jakarta. Foto: Diskominfo Kepri

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2023 di Istana Negara, Jakarta. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2023 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (31/8/2023). Rakornas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo ini diikuti oleh kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Para menteri kabinet juga tampak hadir dalam acara tersebut, yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mendagri Tito Karnavian. Kemudian Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua BPK Isma Yatun, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

BACA JUGA :

Ansar Temui Kepala Bapanas RI untuk Menjaga Stabilitas Harga dan Inflasi Kepri

Mendagri Apresiasi Rahma Kendalikan Inflasi di Daerah

Dalam kesempatan tersebut, TPID Award juga diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil mengendalikan inflasi di daerahnya. Terdapat tiga kategori penerima penghargaan, yaitu TPID Kabupaten/Kota Berprestasi, TPID Kabupaten/Kota Terbaik, dan TPID Provinsi Terbaik.

BACA JUGA:  Insentif Personel TNI/Polri Masyarakat di Kepri tahun 2024 Rampung Disalurkan

Dalam rakornas tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan arahan terkait penanganan inflasi di Indonesia yang saat ini berada di level 3,08%. Menurutnya, angka ini sangat baik dan rendah dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya di dunia.

“Kita tahu inflasi sangat terkendali di angka 3,08% di Juli 2023. Ini sebuah angka yang baik sekali kita bisa mengendalikan harga barang dan jasa,” kata Jokowi.

Dibandingkan beberapa capaian inflasi di berbagai negara, mulai dari Argentina yang berara di level 113%, Turki di level 47%, India di level 7,4%, Uni Eropa di level 5,3%, hingga Amerika Serikat di level 3,2%. Menurutnya, bila inflasi bisa sampai setinggi Argentina, pertumbuhan ekonomi sebesar apapun akan tetap tekor.

BACA JUGA:  Polisi Tetapkan Satu Tersangka Aksi Jemput Paksa Jenazah Positif Corona di Batam

Jokowi juga mengapresiasi strategi penanganan inflasi di Indonesia yang unik dan melibatkan banyak pihak, tidak hanya bank sentral. Ia mencontohkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga di daerah.

“Pengendalian inflasi di negara manapun itu biasanya dilakukan hanya dari satu, dari bank sentralnya. Dari situ dikendalikan lewat apa, kenaikan suku bunga, lewat nilai tukar, tanya di negara manapun pasti pakai itu. Kita tidak,” ujar Jokowi.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga memberikan paparan mengenai perkembangan inflasi di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa laju inflasi Indonesia turun lebih cepat dan telah kembali ke sasaran 2-4 persen.

“Pada Juli 2023, lalu inflasi turun dari 5,51 persen pada akhir 2022 menjadi 3,08 persen secara tahunan, termasuk salah satu yang terendah di dunia,” kata Perry.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Lanjutkan Revitalisasi Pulau Penyengat, Infrastruktur dan Situs Bersejarah Jadi Fokus

Usai acara, Gubernur Ansar Ahmad mengatakan bahwa gambaran inflasi di Provinsi Kepri di Juli 2023 tercatat di angka 2,29% Years on Years (YoY). Angka ini merupakan yang terendah ke sepuluh secara nasional.

“Sementara hitungan Years to Date (YtD) berada di angka 0,89% atau yang terendah se-Sumatera,” ucap Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Ia berharap TPID Award ini dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus berupaya menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat. (DI)

Berita Terkait

Cen Sui Lan Tekankan Uang Desa Harus Kembali kepada Masyarakat
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Duel Ekshibisi di Natuna: Dua Kades Takluk, Rekor Apollo Raja Mustakim Berlanjut
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
10 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Terima Beasiswa BAZNAS Lingga
September Meriah, Pemprov Kepri Siapkan Empat Agenda Budaya di Bintan, Batam dan Tanjungpinang
Enam ASN BPBD Natuna Sandang Jabatan Analis Kebencanaan, Cen Sui Lan: Hadirlah Saat Masyarakat Membutuhkan
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:34 WIB

Cen Sui Lan Tekankan Uang Desa Harus Kembali kepada Masyarakat

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:49 WIB

Duel Ekshibisi di Natuna: Dua Kades Takluk, Rekor Apollo Raja Mustakim Berlanjut

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Rabu, 2 September 2026 - 08:09 WIB

10 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Terima Beasiswa BAZNAS Lingga

Berita Terbaru