Angka Kemiskinan Ekstrem di Tanjungpinang Menurun

- Admin

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto mengatakan, ada perbedaan indikator yang perlu diketahui antara kemiskinan dengan kemiskinan ekstrem. Hal mendasar yang secara mudah dapat diketahui untuk membedakan antara angka kemiskinan dengan kemiskinan ekstrem adalah, kemampuan pengeluaran per hari seseorang.

Kemiskinan ekstrem dilihat dari tingkat kebutuhan atau pengeluaran hanya Rp 10.739 per hari dan Rp 322.170 per bulan. Sementara kemiskinan, atau miskin biasa, dilihat dari tingkat kebutuhan atau pengeluaran sebesar Rp 15.750 per hari dan Rp 472.525 per bulan.

“Kita tidak ingin masyarakat salah mengartikan atau salah membaca antara data kemiskinan dengan kemiskinan ekstrem. Benar menurut data yang tersaji, bahwa angka kemiskinan di Kota Tanjungpinang tahun 2022 sebesar 9,85 persen. Tapi itu bukan persentase angka kemiskinan ekstrem,” jelas Teguh, Rabu (11/10/2023).

Baca Juga :  Mendagri Puji Pengendalian Inflasi di Tanjungpinang

BACA JUGA :

Kemensos RI: Turunnya Kemiskinan di Tanjungpinang Prestasi Membanggakan

Awal 2023, Kemiskinan di Kepri Terendah Sejak 2015

Teguh justru menyatakan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang yang saat ini sebanyak 546 kepala keluarga (KK), merupakan sebuah prestasi yang diraih oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi faktual, serta hasil musyawarah kecamatan di empat kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, diketahui bahwa jumlah angka kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang menurun secara siginifikan. Hasil verifikasi dan validasi terhadap kepala keluarga (KK) dari data desil 1 dan desil 2, data kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang turun dari 6.290 KK menjadi hanya 546 KK.

Baca Juga :  Terkait Varian Omicron, Kadinkes Tanjungpinang Imbau Masyarakat Tidak Panik

Pada tahun 2021, angka kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang mencapai jumlah sebanyak 12.386 KK. Setelah dikurangi dengan data anomali, jumlahnya turun menjadi 6.290 KK. Dan dengan berbagai program sosial dari pemerintah pusat, serta masifnya program penguatan ekonomi masyarakat yang digelontorkan Pemko Tanjungpinang dalam kurun waktu 2022 hingga pertengahan 2023, angka kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang turun menjadi 546 KK.

Baca Juga :  Ini Syarat Masuk ke Tanjungpinang Selama PPKM Darurat

“Data 546 KK itu juga telah diserahkan langsung ke Kementerian Sosial RI, sekitar bulan Juli 2023, oleh Wali Kota Tanjungpinang ketika itu Hj. Rahma. Bahkan ke 546 KK tersebut juga diusulkan untuk dimasukkan dalam daftar penerima berbagai program pengentasan kemiskinan oleh pemerintah pusat. Jadi ada perbedaan antara angka kemiskinan dengan kemiskinan ekstrem,” tambahnya. (RP)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB