Sebanyak 1.311 Jamaah Haji dari Kepri Saat Ini Sudah Berada di Tanah Suci

- Admin

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 1.311 Jamaah Haji dari Kepulauan Riau saat ini sudah berada di Tanah Suci atau Kota Mekkah dan sedang menunggu puncak pelaksanaan ibadah Haji yakni Berkumpul di Arafah, Mabid di Muzdalifah serta Lempar Jumroh dan tahalul di Mina (Armuzna) nantinya yang akan dilaksanakan mulai tanggal 15 - 21 Juni 2024 atau 8 - 13 Zulhijjah 1445 H. Foto: Diskominfo Kepri

Sebanyak 1.311 Jamaah Haji dari Kepulauan Riau saat ini sudah berada di Tanah Suci atau Kota Mekkah dan sedang menunggu puncak pelaksanaan ibadah Haji yakni Berkumpul di Arafah, Mabid di Muzdalifah serta Lempar Jumroh dan tahalul di Mina (Armuzna) nantinya yang akan dilaksanakan mulai tanggal 15 - 21 Juni 2024 atau 8 - 13 Zulhijjah 1445 H. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Sebanyak 1.311 Jamaah Haji dari Kepulauan Riau saat ini sudah berada di Tanah Suci atau Kota Mekkah dan sedang menunggu puncak pelaksanaan ibadah Haji yakni Berkumpul di Arafah, Mabid di Muzdalifah serta Lempar Jumroh dan tahalul di Mina (Armuzna) nantinya yang akan dilaksanakan mulai tanggal 15 – 21 Juni 2024 atau 8 – 13 Zulhijjah 1445 H.

Jamaah Haji Kloter 1 asal Kepri ini diberangkatkan mulai tanggal 12 Mei 2024 silam dengan jumlah 446 jamaah sudah termasuk petugas didalamnya dan turun melalui Bandara Madinah. Kemudian dilanjutkan kloter 2 di hari berikutnya tanggal 13 Mei 2024 dengan jumlah 445 jamaah. Semuanya berangkat melalui embarkasi Batam dan turun di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah.

Baca Juga :  Layar Sumbang Emas Kedua Kepri di PON Papua

Sedangkan sisanya berangkat di gelombang II yakni Kloter 15 dari embarkasi Batam dan turun langsung di Bandara King Abdul Aziz (KAA) di Jeddah berjumlah 220 jamaah.

Ketua Kloter 1 Embarkasi Batam Zahid Deraman menyampaikan bahwa seluruh jamaah sejauh ini dalam keadaan sehat walafiat. Kalaupun ada jamaah lansia yang harus memakai kursi roda sejauh ini masih bisa ikut melaksanakan ibadah. Adapun karena adanya perbedaan cuaca antara di Indonesia dan di Arab Saudi mengakibatkan beberapa jamaah Haji terkena radang batuk, dan sejauh ini keluhan para jamaah masih bisa tertangani dengan baik oleh donter dan petugas kesehatan yang ada di masing-masing kloter.

Baca Juga :  Semangat Berkurban: 32 Sapi Disalurkan Pemprov Kepri pada Idul Adha 2025

“Alhamdulillah sejauh ini berjalan lancar. Kita selalu memberi himbauan kepada para jamaah agar menjaga kesehatan dan jangan terlalu lelah. Kita juga menghinbau para jamaah agar mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan yang mendesak mengingat cuaca di Arab Saudi saat ini sangat panas. Rata-rata suhu mencapai 43-45 derajat,” kata Zahid.

Sebagai ketua Kloter, Zahid juga mengaku selalu melakukan koordinasi dengan petugas Sektor yang ada di Arab Saudi serta petugas Maktab. Dengan harapan proses ibadah Haji jamaah dari Kepri bisa berjalan lancar hingga masa pemulangan nanti.

“Komunikasi dan koordinasi kita lakukan secara inten dengan para petugas Haji yang ada disini. Binbingan ibadah juga rutin diberikan setiap selesai shalat lima waktu. Kami mohon doa agar  pelaksanaan Haji ini berjalan lancar sampai masa pemulangan nanti,” harap Zahid.

Baca Juga :  Hadiri Wisuda STISIPOL Raja Haji, Gubernur Ansar: "Pembangunan Menuntut SDM Berdaya Saing dan Adaptif"

Gubernur Kepulauan Riau H.Ansar Ahmad menanggapi baik laporan ketua kloter 1 ini dan meminta kepada para jamaah tetap menjaga kesehatan selama di Tanah Suci dengan cara memperbanyak mengkonsumsi vitamin dan minum air putih.

“Semoga seluruh jamaah diberi kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah Haji tahun ini. Kami berharap semuanya sehat walafiat dan menjadi Haji yang mabrur dan mabruroh. Doakan juga agar Kepulauan Riau ini menjadi negeri yang damai dan makmur atau baldatun toyyibatun warobbul ghofur,” ujar Ansar.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB