Jumlah Penduduk Miskin di Kepri Turun, Berkurang 4,2 Ribu

- Publisher

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah penduduk miskin di Kepri. Foto: Diskominfo Kepri

Jumlah penduduk miskin di Kepri. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan jumlah penduduk miskin di Kepulauan Riau. Jumlah penduduk miskin di provinsi ini berkurang 4,2 ribu orang.

Pada Maret 2024, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 138,30 ribu orang (5,37 persen). Jumlah itu berkurang sebanyak 4,2 ribu orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2023 yang sebesar 142,50 ribu orang (5,69 persen).

BACA JUGA:  Pertemuan Hangat Gubernur Kepulauan Riau dan Pangkogabwilhan I di Momen Idul Fitri

Data jumlah penduduk miskin Kepulauan Riau ini disampaikan Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus dalam pemaparan rilis berita resmi statistik (BRS) digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (1/7). Turut hadir dalam kegiatan Sekdaprov Kepri Adi Prihantara, serta sejumlah Kepala OPD.

BACA JUGA:  Ansar Serahkan Langsung Bantuan Untuk Korban Kebakaran Pulau Buluh

Dalam kesempatan ini Darwis memaparkan jumlah penduduk miskin di Kepulaua Riau selama periode Maret 2023- Maret 2024.

Pada periode tersebut jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami kenaikan dari 111,90 ribu orang pada Maret 2023 menjadi 112,28 ribu orang pada Maret 2024.

Sebaliknya, di daerah perdesaan turun dari 30,60 ribu orang pada Maret 2023 menjadi 26,03 ribu pada Maret 2024.

BACA JUGA:  Anak Tempatan Jadi Andalan, Ansar Cari Solusi Kekurangan Dokter Spesialis di Kepri

Darwis menyebut peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan).

“Sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan pada Maret 2023 tercatat sebesar 68,08 persen. Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan kondisi Maret 2023 yaitu sebesar 67,55 persen,” jelasnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
“Kami Tidak Minta Gratis, Kami Minta Wajar”: Jeritan Natuna Soal Tiket Pesawat
Hadiri Tabligh Akbar AGPAII, Amsakar: Guru Agama Kunci Pembentukan Karakter
Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Ikuti Arahan Pusat, Natuna Kaji Penerapan WFH untuk ASN, Cen Sui Lan: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu
Prakiraan Cuaca Kepri 18 April: Hujan Ringan Masih Mengintai
Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal
KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:50 WIB

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

“Kami Tidak Minta Gratis, Kami Minta Wajar”: Jeritan Natuna Soal Tiket Pesawat

Minggu, 19 April 2026 - 10:51 WIB

Hadiri Tabligh Akbar AGPAII, Amsakar: Guru Agama Kunci Pembentukan Karakter

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

Sabtu, 18 April 2026 - 07:23 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 18 April: Hujan Ringan Masih Mengintai

Berita Terbaru