Pemprov Kepri Berhasil Memfasilitasi Pemulangan 16 Orang Nelayan yang Ditahan Pemerintah Malaysia

- Publisher

Jumat, 12 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 16 orang nelayan asal Kepri yang ditahan di Malaysia sejak April 2024 lalu, secara resmi telah dipulangkan ke Indonesia pada hari Kamis, (11/7/2024). Foto: Diskominfo Kepri

Sebanyak 16 orang nelayan asal Kepri yang ditahan di Malaysia sejak April 2024 lalu, secara resmi telah dipulangkan ke Indonesia pada hari Kamis, (11/7/2024). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Sebanyak 16 orang nelayan asal Kepri yang ditahan di Malaysia sejak April 2024 lalu, secara resmi telah dipulangkan ke Indonesia pada hari Kamis, (11/7/2024).

Ke-16 nelayan tersebut beserta 3 kapalnya diantar langsung oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim (APM) Malaysia sampai wilayah perbatasan dan kemudian dijemput oleh Pemerintah Indonesia dengan Kapal KN Pulau Nipah 321 milik Bakamla / TNI AL.

16 nelayan itu merupakan masyarakat Kepulauan Riau yang berasal dari Bintan, Anambas dan Lingga. Terdapat 3 perempuan diantaranya. Seluruh nelayan tersebut dikembalikan ke Indonesia dengan keadaan sehat tanpa ada yang sakit seorangpun.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 10 Agustus, Denda Dihapus 100 Persen

Bebasnya 16 nelayan Kepri tersebut tak lepas atas upaya dari Pemerintah Indonesia dan Provinsi Kepri untuk meyakinkan Pemerintah Malaysia, sehingga tidak perlu waktu lama bagi para Nelayan yang ditangkap sudah diberikan kebebasan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga mereka.

Salah seorang pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepri bernama Wandi, menyampaikan rasa bahagianya karena teman-temannya yang telah 3 bulan ditahan di Malaysia sudah dapat kembali lagi ke rumah masing-masing.

BACA JUGA:  Pietra Paloh Dengarkan Curhat dari Pekerja Gudang Arang di Sembulang

“Hari yang cerah ini terasa sangat spesial karena para teman kami yang ditahan di Malaysia kini sudah kembali lagi berkumpul bersama kami, dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi karena sudah berupaya memulangkan teman kami secepat mungkin ke keluarganya”, ungkapnya.

BACA JUGA:  KKP Segel 2 Unit Usaha Tambak Udang di Batam

Sesampainya di Batam, tampak beberapa nelayan melakukan sujud syukur karena telah kembali menginjakkan kaki di wilayah Indonesia setelah sekian bulan mereka ditahan di Malaysia.

Turut serta hadir dalam penjemputan para nelayan antara lain, Pejabat dari KJRI Johor Bahru, Div Hub Inter Mabes Polri, Kepala BP2D Kepri, Kepala Bakesbangpol Kepri, Sekdis Kominfo Kepri, Ditjen PSDKP, para Kepala OPD Bintan, KNTI Kepri, HNSI Kepri dan keluarga dari para nelayan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha
BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat
BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam
Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober
BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:30 WIB

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air

Berita Terbaru