Komitment Gubernur Ansar Tingkatkan Jumlah Bantuan Bidang Keagamaan di Tahun 2024

- Publisher

Kamis, 25 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di tahun 2024 ini meningkatkan jumlah bantuan di bidang keagamaan sebesar Rp23,442 miliar dibanding 2023, mencakup bantuan rumah ibadah dan yayasan pendidikan, insentif keagaam, dan penempatan mubaligh di kawasan pesisir (hinterland). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di tahun 2024 ini meningkatkan jumlah bantuan di bidang keagamaan sebesar Rp23,442 miliar dibanding 2023, mencakup bantuan rumah ibadah dan yayasan pendidikan, insentif keagaam, dan penempatan mubaligh di kawasan pesisir (hinterland). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di tahun 2024 ini meningkatkan jumlah bantuan di bidang keagamaan sebesar Rp23,442 miliar dibanding 2023, mencakup bantuan rumah ibadah dan yayasan pendidikan, insentif keagaam, dan penempatan mubaligh di kawasan pesisir (hinterland).

Untuk bantuan rumah ibadah dan yayasan pendidikan, Pemprov Kepri pada tahun 2024 ini menganggarkan dana sebesar Rp114 miliar.

Jumlah yang dianggarkan tersebut meningkat Rp20 miliar dibanding tahun 2023 sebesar Rp94 miliar.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Rabu (24/7/2024) menjelaskan, peningkatan jumlah bantuan di tahun 2024 ini seiring meningkatnya kebutuhan ibadah dan yayasan pendidikan.

Bantuan tahun 2023 dan 2024 ini juga mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang rata-rata sebesar Rp70 miliar.

Khusus untuk bantuan masjid, Gubernur Ansar menekankan pemberian bantuan difokuskan untuk masjid yang berada di wilayah pulau-pulau atau kawasan pesisir, dengan mengedepankan pemerataan. Bantuan untuk masjid diberikan di seluruh kabupaten/kota termasuk Kota Batam yang memiliki jumlah masjid jauh lebih banyak dibanding kabupaten/kota lain.

BACA JUGA:  Soal Pemberitaan Mubes IKABSU Ilegal, Panitia Buka Rahasia : Ini Faktanya

“Ini supaya performa rumah ibadah merata di semua wilayah Kepulauan Riau,” ungkap Gubernur.

Untuk insentif keagamaan, pada tahun 2024 ini memberikan bantuan kepada 14.517 penerima dengan total anggaran Rp17.420.400.000.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp1,2 juta dengan rincian guru pendidikan keagamaan non formal (termasuk guru TPQ) berjumlah 9.861 orang, pemuka agama tetap pada rumah ibadah (Imam, Pendeta, dll) sebanyak 4.191 orang, dan penyuluhan agama non PNS berjumlah 465 orang.

Pemberian insentif keagamaan tahun 2024 ini meningkat Rp3.328.800.000 dibanding tahun 2023 sebesar Rp14.091.600.000. Peningkatan pemberian insentif keagamaan mengingat adanya penambahan pemerima, dari 12.418 penerima pada tahun 2023 menjadi 14.517 penerima di tahun 2024.

BACA JUGA:  Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Jumlah penerima insentif keagamaan di tahun 2023 meliputi guru pendidikan keagamaan non formal (termasuk guru TPQ) berjumlah 8.277 orang, pemuka agama tetap pada rumah ibadah (Imam, Pendeta, dll) berjumlah 3.754 orang, dan penyuluhan agama non PNS berjumlah 387 orang.

Sedangkan untuk program mubaligh hinterland, Pemprov Kepri melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tidak melakukan penambahan jumlah mubaligh yang ditempatkan di kawasan pesisir atau pulau-pulau terluar Kepri.

Jumlah mubaligh hinterland yang ditugaskan untuk melakukan pembinaan keimanan warga pesisir dan Pulau terluar di Kepri tetap berjumlah 50 orang, sama seperti di tahun 2023.

Mubaligh hinterland sebanyak 6 orang ditempatkan kawasan pesisir dan pulau terluar di Batam, 8 orang di Kabupaten Bintan, 5 orang di Kabupaten Karimun, 8 orang di Kabupaten Kepulauan Anambas, 12 orang di Kabupaten Lingga, dan 11 orang di Kabupaten Natuna.

BACA JUGA:  Silaturahmi Gubernur Ansar Bersama Keluarga Besar IKKB

Walaupun tidak menambah jumlah mubaligh hinterland, namun Pemprov Kepri meningkatkan besaran insentif yang diberikan. Dari sekitar Rp4,2 juta per bulan di tahun 2023, menjadi Rp4,3 juta per bulan per mubaligh di tahun 2024.

Untuk tahun 2024 ini, dana dianggarkan Pemprov Kepri untuk insentif mubaligh hinterland sebesar Rp2,580 miliar, bertambah sekitar Rp113,3 juta dibanding tahun 2024.

Gubernur Ansar Ahmad menegaskan jika peningkatan jumlah bantuan di bidang keagamaan ini sebagai wujud nyata kepedulian Pemprov Kepri terhadap peningkatan keimanan masyarakat.

“Kita sama-sama meyakini jika baiknya keimanan masyarakat akan meningkatkan keejahteraan, menciptakan suasana aman dan nyaman di tengah lingkungan, sehingga masyarakat Kepri dapat hidup dengan tentram,” pungkas Gubernur Ansar.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Amsakar Dukung Bhayangkara 3×3 Championship, Batam Matangkan Persiapan Event Basket Dunia
BP Batam Evaluasi Struktur Biaya Logistik, Pastikan Efisiensi dan Daya Saing Tetap Terjaga
BP Batam Terima Kunjungan Akademik Universitas Batam, Tingkatkan Pengetahuan Pertumbuhan Kota Batam
Amsakar Resmikan Lapangan Engku Putri Hasil CSR Wasco, Siap Sambut Turnamen Basket Internasional
Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka
Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak
Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap
Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:15 WIB

Amsakar Dukung Bhayangkara 3×3 Championship, Batam Matangkan Persiapan Event Basket Dunia

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:27 WIB

BP Batam Evaluasi Struktur Biaya Logistik, Pastikan Efisiensi dan Daya Saing Tetap Terjaga

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:12 WIB

BP Batam Terima Kunjungan Akademik Universitas Batam, Tingkatkan Pengetahuan Pertumbuhan Kota Batam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:04 WIB

Amsakar Resmikan Lapangan Engku Putri Hasil CSR Wasco, Siap Sambut Turnamen Basket Internasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:01 WIB

Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka

Berita Terbaru