Program Pinjaman Modal UMKM Tanpa Bunga Pemprov Kepri: Solusi Nyata untuk UMKM Naik Kelas

- Admin

Jumat, 2 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program strategis pinjaman modal tanpa bunga. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program strategis pinjaman modal tanpa bunga. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program strategis pinjaman modal tanpa bunga.

Program yang bekerjasama dengan Bank Riau Kepri Syariah ini bertujuan untuk memberikan bantuan finansial kepada UMKM di seluruh wilayah Kepri tanpa beban bunga, yang sering menjadi kendala utama bagi pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya.

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menjelaskan bahwa program ini diimplementasikan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sadar bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh agar mereka dapat berkembang tanpa terbebani oleh bunga pinjaman,” ujar Gubernur Ansar Ahmad, Rabu (31/07).

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah di Tanjungpinang Diserbu Warga, Telur dan Minyak Goreng Ludes

Berdasarkan laporan realisasi subsidi margin per 20 Juli 2024, tercatat bahwa program ini telah memberikan manfaat kepada 1.398 UMKM. Dari total pagu anggaran sebesar Rp1.000.000.000,00 pada tahun 2024, telah terealisasi sebesar Rp944.301.180,00. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembayaran subsidi bunga pinjaman, yang membantu UMKM dalam berbagai sektor usaha untuk tetap bertahan dan berkembang.

Gubernur Ansar Ahmad menambahkan program ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga mencerminkan kepedulian dan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem usaha yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Ansar Yakin Anambas Bisa Capai Target Vaksinasi

“Kami berharap dengan adanya program ini, para pelaku UMKM dapat lebih fokus dalam mengembangkan usaha mereka tanpa khawatir terhadap beban bunga pinjaman,” ungkapnya.

Program pinjaman modal tanpa bunga ini merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kepri yang telah berjalan sejak tahun 2021 dan terus mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pada tahun 2024, program ini telah mencakup 290 UMKM baru, yang menunjukkan antusiasme dan kebutuhan yang tinggi akan dukungan finansial tanpa bunga.

Selain itu, Pemprov Kepri juga terus berupaya meningkatkan aksesibilitas dan sosialisasi program ini agar lebih banyak UMKM yang bisa merasakan manfaatnya. Terlebih plafon pinjaman modal ini telah ditambah dari sebelumnya maksimal Rp20 juta menjadi Rp40 juta.

Baca Juga :  Pj Wako Hasan, Forkopimda dan LAM Ziarah Makam di Hari Jadi ke-240 Kota Tanjungpinang

“Kami akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini agar dapat berjalan dengan optimal dan tepat sasaran,” ujar Gubernur Ansar.

Dengan adanya program pinjaman modal tanpa bunga ini, diharapkan UMKM di Kepulauan Riau dapat semakin maju dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Program ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Kepri dalam memperkuat sektor UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB