Pj. Wali Kota Andri Rizal Dorong Mandi Safar Jadi Even Tahunan untuk Pelestarian Tradisi dan Budaya Melayu

- Admin

Kamis, 5 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Pulau Penyengat menggelar tradisi Mandi Safar pada penghujung bulan Safar, sebuah acara tahunan yang sarat nilai keagamaan dan budaya. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Masyarakat Pulau Penyengat menggelar tradisi Mandi Safar pada penghujung bulan Safar, sebuah acara tahunan yang sarat nilai keagamaan dan budaya. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Masyarakat Pulau Penyengat menggelar tradisi Mandi Safar pada penghujung bulan Safar, sebuah acara tahunan yang sarat nilai keagamaan dan budaya.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Kelurahan Penyengat dan dihadiri Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, Rabu (4/9/2024).

Mandi Safar adalah salah satu tradisi Melayu yang telah diwariskan turun-temurun dan masih terjaga dengan baik di Pulau Penyengat.

Tradisi ini telah berlangsung selama ratusan tahun, digelar setiap tahun pada bulan Safar dalam kalender Hijriah.

Baca Juga :  15 Tahun Museum SSBA, Pj Wako Hasan: Aset Kebanggaan Tanjungpinang

Mandi Safar dikenal sebagai upaya untuk menolak bala dan mendatangkan keselamatan bagi masyarakat.

Pj. Wali Kota Andri Rizal mengapresiasi pelaksanaan mandi Safar sebagai bagian dari upaya pelestarian tradisi budaya Melayu.

“Mandi Safar adalah tradisi yang telah lama ada dan diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia pada 2018 di Kabupaten Lingga. Pemko Tanjungpinang sangat bangga dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Andri Rizal Koordinasikan Implementasi Program Asta Cita di Tanjungpinang

Ia berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi agenda rutin tahunan dengan penyelenggaraan yang semakin baik.

Andri juga menjelaskan, mandi Safar bermakna sebagai rangkaian doa dan harapan untuk menghindari bala serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Mandi Safar bukan hanya tradisi, tetapi juga daya tarik wisata budaya. Semoga kita selalu diberkahi dan diridhoi oleh Allah SWT dengan niat dan semangat untuk kebaikan bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  8 Mahasiswa Penerima Beasiswa Pemko di PBC Sukses Selesaikan Tugas Akhir Berita

Pada kesempatan itu, Pj. Wali Kota, Andri Rizal bersama Pj. Ketua TP PKK Kota, Efa Sri Nurlathifa Khifayana, turut serta dalam prosesi memandikan sepuluh anak yang menjadi peserta mandi Safar, yang diiringi dengan lantunan doa dan sholawat.

Tradisi Mandi Safar yang kental dengan nilai-nilai Islam ini mengajarkan pentingnya beristighfar, bersholawat, membaca, dan mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB