Merdeka Belajar: Transformasi Pendidikan Indonesia dengan Teknologi dalam Lima Tahun Terakhir

- Admin

Jumat, 4 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim. Foto: Dok Kemendikbudristek

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim. Foto: Dok Kemendikbudristek

INIKEPRI.COM – Transformasi pendidikan dalam payung Merdeka Belajar selama lima tahun terakhir telah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Penggunaan teknologi oleh guru, kepala sekolah, dan kepala dinas pendidikan berhasil menyederhanakan proses administrasi, sehingga memungkinkan semua pihak lebih fokus pada pembelajaran yang mengutamakan kebutuhan murid dan membuka peluang pembelajaran yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, di hadapan delegasi dari 20 negara dan 9 organisasi internasional pada hari kedua acara Gateways Study Visit Indonesia (GSVI) 2024 yang berlangsung di Bali, Kamis (3/10/2024).

Baca Juga :  Pagu Anggaran Kemendikbudristek 2024 Disahkan DPR RI Rp98 Triliun

“Selama lima tahun terakhir, Indonesia telah melakukan transformasi besar dalam sistem pendidikan. Kami menggunakan teknologi sebagai penggerak untuk memperkuat sistem pendidikan, mendorong potensi para penggerak pendidikan seperti guru, kepala sekolah, dan kepala dinas pendidikan untuk berkolaborasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada murid,” jelas Mendikbudristek.

Kemendikbudristek mengembangkan teknologi untuk meningkatkan dinamika pembelajaran di kelas, dengan memindahkan beban administrasi dari guru dan kepala sekolah ke teknologi. Hal ini memungkinkan mereka fokus menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi murid. Strategi ini sejalan dengan inisiatif Gateways yang dicetuskan oleh UNESCO dan UNICEF sebagai wadah bagi negara-negara untuk saling belajar dan menginspirasi satu sama lain.

Baca Juga :  Kemenag Buka Beasiswa BIB 2025, Animo Tinggi 4.455 Orang Mendaftar

Nadiem menambahkan, salah satu langkah awal transformasi di Indonesia adalah membentuk tim teknologi khusus di Kemendikbudristek yang bertugas mengembangkan berbagai produk teknologi. Produk ini dirancang untuk memformulasikan kebijakan yang mengakomodasi kebutuhan guru, kepala sekolah, murid, hingga mahasiswa.

Baca Juga :  8 Cara Ampuh Hilangkan Bau Sepatu, Gampang Dicoba di Rumah

Mendikbudristek juga optimis bahwa kunci keberlanjutan pendidikan global adalah menciptakan produk teknologi yang mudah digunakan dan dapat membantu ratusan ribu hingga jutaan orang.

“Produk-produk teknologi yang kami bangun di Kemendikbudristek dihasilkan oleh tenaga-tenaga terbaik di bidangnya. Salah satunya terbukti mampu membantu ratusan ribu guru untuk menjadi penggerak dalam pemanfaatan transformasi digital di ekosistem pendidikan Indonesia,” tutupnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Ini Filosofi di Balik Kutukan Platypus
Apple Siapkan Peningkatan Kamera dan Baterai untuk iPhone Air 2
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Indonesia Negara Pertama di Dunia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
WhatsApp Hadirkan Fitur Baru di Obrolan Grup, Dari Tag Anggota hingga Pengingat Acara
Merasa Kehilangan Semangat? Coba 7 Langkah Ini untuk Pulih
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:26 WIB

Apple Siapkan Peningkatan Kamera dan Baterai untuk iPhone Air 2

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Senin, 12 Januari 2026 - 07:53 WIB

Indonesia Negara Pertama di Dunia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:58 WIB

WhatsApp Hadirkan Fitur Baru di Obrolan Grup, Dari Tag Anggota hingga Pengingat Acara

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB