Bakamla RI Usir Kapal China Coast Guard dari Laut Natuna Utara, Tegaskan Kedaulatan Indonesia

- Admin

Jumat, 25 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel KN Pulau Dana 323 Bakamla RI yang mengusir Kapal China Coast Guard (CCG) 5402 kembali memasuki wilayah yurisdiksi Indonesia di Laut Natuna Utara pada Kamis (24/10/2024). Foto: Pranata Humas Bakama RI/Yuhanes Antara

Personel KN Pulau Dana 323 Bakamla RI yang mengusir Kapal China Coast Guard (CCG) 5402 kembali memasuki wilayah yurisdiksi Indonesia di Laut Natuna Utara pada Kamis (24/10/2024). Foto: Pranata Humas Bakama RI/Yuhanes Antara

INIKEPRI.COM – Kapal China Coast Guard (CCG) 5402 kembali memasuki wilayah yurisdiksi Indonesia di Laut Natuna Utara pada Kamis (24/10/2024). Menanggapi laporan ini, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI segera mengirimkan Kapal Negara (KN) Pulau Dana-323 untuk melakukan tindakan intercept.

Direktur Operasi Laut Bakamla RI, Laksma Octavianus Budi Susanto, memerintahkan KN Pulau Dana-323 untuk menghalau kapal CCG 5402. Pada pukul 07.30 WIB, KN Pulau Dana-323 mencoba melakukan komunikasi dengan kapal tersebut, namun tidak mendapatkan respons. Sebaliknya, kapal CCG 5402 mendekati dan mengganggu kegiatan survei yang dilakukan oleh MV Geo Coral di wilayah tersebut.

Baca Juga :  BRIN Lirik Potensi Natuna, Bupati Cen Sui Lan: Laut Kaya Ikan, Wisata Bahari Indah, Akses Masih Kendala

KN Pulau Dana-323 kemudian berhasil memaksa kapal CCG 5402 keluar dari Landas Kontinen Indonesia, memastikan MV Geo Coral dapat melanjutkan survei tanpa gangguan lebih lanjut. Selama operasi tersebut, Bakamla RI berkoordinasi dengan KRI SSA-378 dari TNI AL untuk menjaga keamanan di wilayah Laut Natuna Utara. Langkah pengusiran ini menjadi bukti komitmen Bakamla RI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia, terutama di perairan Laut Natuna Utara, melalui patroli rutin yang dilakukan.

Dalam insiden sebelumnya, dilaporkan bahwa Bakamla RI juga berhasil mendeteksi dan mengusir kapal China Coast Guard (CCG) 5402 pada Selasa (22/10/2024). Kapal tersebut mengganggu kegiatan survei dan pengolahan data seismik 3D Arwana yang dilakukan oleh PT Pertamina East Natuna menggunakan kapal MV Geo Coral di perairan Laut Natuna Utara, yang termasuk dalam Landas Kontinen Indonesia.

Baca Juga :  Wakil Bupati Natuna Hadiri Safari Ramadhan Ketua DPRD Kepri di Kabupaten Natuna

Insiden ini terjadi di perairan Natuna Utara, di mana CCG 5402 mengklaim wilayah tersebut sebagai bagian dari yurisdiksi Tiongkok, meskipun secara hukum internasional wilayah tersebut diakui sebagai bagian dari Indonesia. Pengusiran kapal China dimulai setelah Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla RI menerima informasi intelijen mengenai keberadaan kapal CCG 5402 yang mengganggu kegiatan survei. KN Tanjung Datu-301, salah satu kapal patroli Bakamla RI, segera dikerahkan dan mendeteksi kapal tersebut pada pukul 05.30 WIB dengan jarak 7,3 mil laut dari lokasi survei.

Baca Juga :  Berkat Cen Sui Lan, Ancaman Abrasi Pulau Kepala di Natuna Bisa Teratasi

Meskipun Bakamla RI telah mencoba berkomunikasi melalui saluran radio, pihak China Coast Guard tetap bersikeras bahwa mereka berada di wilayah yurisdiksi Tiongkok. Namun, Bakamla RI menegaskan bahwa kapal tersebut sudah berada di dalam wilayah perairan Indonesia.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Raja Mustakim Dorong Literasi Sejarah Masjid Agung Natuna Lewat Kuis Edukasi KPDN
Bupati Cen Sui Lan Lantik dan Kukuhkan 17 PNS di Lingkungan Pemkab Natuna
DPA 2026 Diserahkan, Bupati Natuna Ingatkan OPD Soal Efisiensi Anggaran
Malam Pergantian Tahun, Cen Sui Lan Hadir di Tengah Keramaian Pantai Piwang Natuna
MAN 1 Natuna Borong Prestasi di Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag RI
Cen Sui Lan Bangga, Putra Natuna Sumbang Medali untuk Kepri di Kejurnas Takraw
KUA Bunguran Tengah Berhasil Cegah Nikah Dini dan Nikah Siri Sepanjang 2025
Amsakar Ajak Jemaat Jaga Harmoni dan Toleransi dalam Perayaan Natal Oikumene 2025
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 16:31 WIB

Raja Mustakim Dorong Literasi Sejarah Masjid Agung Natuna Lewat Kuis Edukasi KPDN

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:13 WIB

Bupati Cen Sui Lan Lantik dan Kukuhkan 17 PNS di Lingkungan Pemkab Natuna

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:53 WIB

DPA 2026 Diserahkan, Bupati Natuna Ingatkan OPD Soal Efisiensi Anggaran

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:01 WIB

Malam Pergantian Tahun, Cen Sui Lan Hadir di Tengah Keramaian Pantai Piwang Natuna

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:27 WIB

MAN 1 Natuna Borong Prestasi di Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag RI

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB