Amsakar Komit Wujudkan Program Asta Cita Presiden Prabowo dalam Pembangunan Batam

- Admin

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan sejumlah kepala daerah di Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan sejumlah kepala daerah di Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM  – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan komitmennya untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan Batam ke depan. Komitmen ini disampaikan Amsakar seiring dengan kegiatan Retreat di Magelang, Jawa Tengah.

Pada hari keempat ini, peserta membahas terkait Asta Cita Presiden hingga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Amsakar menyatakan bahwa pelaksanaan RPJMN 2025-2029 sangat penting untuk menjadikan Batam lebih maju, bersaing di tingkat Regionals, serta berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih kuat.

“RPJMN ini harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Batam agar dapat menghasilkan kebijakan yang sejalan dengan tujuan nasionalisme,” ujar Amsakar.

Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan menjungjung tinggi Hak Asasi Manusia khususnya di Kota Batam.

Dalam pelaksanaan Asta Cita pertama yang digagas Presidente Prabowo, Amsakar memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM) akan menjadi dasar dalam setiap kebijakan yang diambil oleh Pemko Batam. Amsakar menyebutkan bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia harus selalu menjadi pedoman dalam mengelola pemerintahan, serta mengimplementasikan prinsip-prinsip demokrasi dan HAM dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pemerintahan adalah kunci untuk menjaga keharmonisan dan kesejahteraan masyarakat Batam. Kami akan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil mencerminkan semangat Pancasila sebagai dasar negara,” ujar Amsakar.

Baca Juga :  Soal Beras Oplosan, Disperindag Pastikan Tak Ada di Batam

Selain itu, Amsakar juga menyoroti Asta Cita kedua yang bertujuan untuk memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara, serta mendorong kemandirian bangsa melalui sektor-sektor utama seperti pangan, energi, air, dan ekonomi hijau. Batam, yang merupakan pusat perdagangan dan industri, akan berperan penting dalam mendukung upaya tersebut.

“Kami akan mendorong swasembada pangan, energi, dan pengembangan ekonomi hijau di Batam. Dengan memperkuat kemandirian ekonomi, Batam akan menjadi bagian integral dari upaya negara untuk menghadapi ancaman dan tantangan baik dari dalam maupun luar negeri,” katanya.

Pada Asta Cita ketiga, Amsakar menyatakan bahwa peningkatan lapangan kerja berkualitas dan dorongan untuk kewirausahaan menjadi prioritas utama. Ia berencana untuk memperkuat sektor industri kreatif di Batam yang akan membuka peluang kerja baru, serta memberi ruang bagi generasi muda untuk berinovasi dan berwirausaha.

“Industri kreatif akan menjadi tulang punggung ekonomi Batam. Kami akan terus berupaya menciptakan peluang kerja bagi warga Batam, serta mendorong mereka untuk mengembangkan usaha di sektor-sektor kreatif yang memiliki potensi besar,” tambahnya.

Amsakar juga mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur di Batam akan terus dilanjutkan, guna mendukung sektor ekonomi kreatif dan sektor produktif lainnya. Infrastruktur yang memadai diharapkan bisa meningkatkan konektivitas dan memperlancar distribusi barang serta jasa di Batam.

Baca Juga :  Tegakkan Social Distancing, Agar masyarakat Batam Terhindar Covid-19

“Selain infrastruktur fisik, kami juga akan memfasilitasi pengembangan sektor ekonomi kreatif, seperti seni, desain, teknologi, dan lainnya, yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Batam,” jelas Amsakar.

Dukungan Data Statistik untuk Pengambilan Keputusan yang Tepat

Pentingnya dukungan data statistik yang valid dan akurat juga menjadi perhatian Amsakar dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo. Data yang tepat akan memudahkan Pemko Batam dalam membuat kebijakan yang tepat sasaran dan dapat memberikan hasil optimal.

“Penggunaan data statistik yang baik akan membantu kami dalam merencanakan kebijakan yang lebih efektif dan efisien, sehingga Batam dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi maksimal untuk kemajuan Indonesia,” ungkap Amsakar.

Amsakar menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah Batam dengan pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut. Dengan sinergi yang baik, pembangunan Batam akan semakin cepat terwujud dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan Batam harus melibatkan semua pihak, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta. Kami siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan Batam menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan mandiri,” tutup Amsakar.

Baca Juga :  Secara Door To Door, Iman Sutiawan Bagikan Masker Di Pemukiman Warga

Untuk diketahui, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengusung visi Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Visi tersebut diwujudkan dengan 8 Misi yang disebut Asta Cita.  Berikut 8 misi yang disebut Asta Cita:
1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM);
2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru;
3. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur;
4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas;
5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri;
6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
7. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba;
8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur;

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB