Soal Beras Oplosan, Disperindag Pastikan Tak Ada di Batam

- Publisher

Kamis, 19 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto:Istimewa

Ilustrasi. Foto:Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, memastikan tak ada beras oplosan yang beredar di daerah setempat. Oleh karena itu Disperindag Kota Batam mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir.

Kepala Disperindag Kota Batam Gustian Riau mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan secara berkala di lapangan serta melakukan pengujian laboratorium terhadap beras-beras yang dijual kepada masyarakat.

“Yang namanya oplosan itu adalah nama oplosan tuh adalah masukan alat kimia ke dalam beras tersebut, dan oplosan itu tidak ada di Batam, kami sudah menguji laboratorium semua beras di Batam yang kita lakukan dua minggu lalu saya,” kata Gustian, Rabu (18/10/2023).

BACA JUGA:  Sempat Diam, Izzy Samsu Marsin Akhirnya Buka Suara Para Oknum-Oknum Penjual Lahan Milik PT Citra Mitra Graha

BACA JUGA :

Jaga Keamanan dan Kondusifitas Kota Batam, Benteng Timur Siap Jadi Mitra Polri

Cegah Kelangkaan Gas Bersubsidi, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto: Tindakan Tegas Diperlukan

Untuk melakukan uji laboratorium, kata Gustian, diperlukan sebanyak 2 kg beras.

BACA JUGA:  Kata Isdianto, Tak Boleh Ada Anak Kepri Yang Tak Sekolah

“Alhamdulillah di Batam tidak ditemukan yang namanya beras yang dimodifikasi, beras disuntik, ataupun beras campuran dengan bahan kimia,” ujar dia.

Peredaran beras di Batam, sambung Gustian, juga sudah melalui pengawasan. Pihaknya pun terus memantau terkait kualitas, stok, maupun harga beras dan sembako lainnya.

“Saya pastikan aman, tidak ada beras oplosan. Beras yang beredar itu sesuai merek,” ujar Gustian.

Terkait hal tersebut, Gustian juga mengimbau kepada masyarakat Batam agar dapat melaporkan kepada Disperindag jika menemukan adanya kegiatan beras oplosan, ataupun komoditas pangan yang diperlakukan dengan tidak baik.

BACA JUGA:  Satu-Satunya Perwakilan Kepri asal Batam, Azka Nasheed Lolos 32 Besar

“Kami minta kepada masyarakat setiap ada masalah, atau ada masyarakat yang melapor silakan alat buktinya kasih pada kami, maka akan coba uji lagi termasuk apa saja komoditas pangannya. Kami harap masyarakat bisa proaktif melaporkan kepada kami kalau ada yang melakukan perbuatan seperti itu,” tutup Gustian. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota
Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern
Polda Kepri Berduka, Ipda Supriadi alias Joker Meninggal Dunia
Muhammad Kamaluddin Respons Permohonan Maaf Tempo: Evaluasi Serius agar Insiden Serupa Tak Terjadi Lagi
Tinjau ZoSS, Li Claudia Tegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Penyediaan Infrastruktur Publik

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Jumat, 17 April 2026 - 06:52 WIB

Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci

Kamis, 16 April 2026 - 14:50 WIB

Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026

Kamis, 16 April 2026 - 07:25 WIB

Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern

Kamis, 16 April 2026 - 06:05 WIB

Polda Kepri Berduka, Ipda Supriadi alias Joker Meninggal Dunia

Berita Terbaru