Pantai Piwang Bergema Takbir, Muhammadiah Natuna Rayakan Kemenangan Setelah Berpuasa

- Publisher

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamaah salat Ied Idul Fitri di Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Foto: INIKEPRI.COM

Jamaah salat Ied Idul Fitri di Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Suara takbir menggema di sepanjang Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, pagi itu. Langit cerah seolah turut menyambut sukacita umat Muslim yang berkumpul untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri. Keluarga besar Muhammadiyah di negeri berjuluk “Laut Sakti Rantau Bertuah” ini hadir dalam balutan kebersamaan, tidak hanya merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga memperkuat ikatan sebagai satu komunitas yang penuh kasih.

Dengan diiringi semilir angin laut, ratusan jemaah memadati area Pantai Piwang yang ditata sederhana namun khidmat. Anak-anak dengan baju baru tersenyum ceria, sementara orang tua saling berpelukan, mengucapkan harapan terbaik di hari yang suci ini. Sholat Id dipimpin oleh Katib Muhammadiyah Kabupaten Natuna, H. Riswandi, BA., yang dalam khutbahnya mengingatkan pentingnya makna sebenarnya dari perayaan Idul Fitri.

BACA JUGA:  Dari Natuna untuk Asia: Selat Lampa Disetujui Jadi Pelabuhan Ekspor-Impor Berkat Cen Sui Lan

H. Riswandi menyampaikan pesan mendalam tentang esensi Idul Fitri. “Seringkali kita terbiasa mengucapkan minal aidin wal faizin, padahal Rasulullah mengajarkan doa yang lebih dalam: Taqabbalallahu minna wa minkum (Semoga Allah menerima amal kami dan amal kalian),” ujarnya dengan suara lantang.

Ia menjelaskan bahwa doa ini mengajarkan kerendahan hati, bahwa manusia tidak boleh merasa pasti amalannya diterima, melainkan terus memohon rahmat Allah. “Idul Fitri bukan sekadar hari kemenangan, tetapi juga pengingat bahwa kita harus selalu introspeksi diri,” tambahnya, disambut anggukan jemaah yang hadir.

Khutbahnya tidak hanya berisi nasihat keagamaan, tetapi juga ajakan untuk memperkuat solidaritas. “Di Natuna yang kita cintai ini, mari jadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, membantu yang lemah, dan membangun kebersamaan,” pesannya, disambut gemuruh takbir dari jemaah.

BACA JUGA:  Bupati Natuna Hadiri Pengantar Tugas Danlanal Ranai, Tekankan Sinergi Jaga Perbatasan

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Natuna, Ilham Kauli, dalam sambutannya menyampaikan kabar gembira. “Alhamdulillah, Muhamadiah Natuna telah menerima wakaf dari hamba Allah berupa sebidang tanah di belakang Dinas Perbatasan yang akan kita bangun sebagai pondok pesantren dan masjid,” ungkapnya.

Proyek ini, menurutnya, adalah cikal bakal pembangunan pendidikan Islam di Natuna. “Ini bukan hanya untuk Muhammadiyah, tetapi untuk seluruh masyarakat Natuna. Mari kita bersama-sama mewujudkannya,” ajaknya, disambut gembira oleh jemaah.

Acara semakin semarak dengan pembacaan takbir yang dikumandangkan oleh Sekretaris PD Muhammadiyah, Firdaus, diikuti oleh seluruh jemaah. Suara mereka menyatu dengan deburan ombak, menciptakan harmoni yang mengharukan.

Rangkaian acara ditutup dengan doa turut hadir Ketua Aisyiyah Kabupaten Natuna, Ibu Ngesti Yuni Suprapti. “Semoga Allah memberkahi kita semua, menjaga persatuan, dan memberikan kekuatan untuk terus berbuat baik,” ucapnya penuh khidmat.

BACA JUGA:  Pemerintah Kabupaten Natuna Terima Kunjungan GM Telkom Witel Riau, Bahas Penguatan Transformasi Digital

Usai berdoa, seluruh jemaah saling bersalaman, berpelukan, dan berfoto bersama. Wajah-wajah bahagia terlihat jelas, mengukir kenangan indah di Pantai Piwang. Seorang nenek, Mbah Siti, terlihat tersenyum lebar sambil memegang tangan cucunya. “Ini kebahagiaan kami, berkumpul dengan keluarga besar Muhammadiyah, merasa seperti satu keluarga,” katanya dengan suara bergetar.

Idul Fitri tahun ini bukan hanya tentang sholat dan khutbah, tetapi tentang kebersamaan, harapan, dan kerja nyata untuk kemajuan umat. Keluarga besar Muhammadiyah Natuna telah membuktikan bahwa semangat Idul Fitri bisa hidup dalam tindakan, bukan sekadar kata.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru