Kemenkop RI Sosilisasi Koperasi Merah Putih di Batam, David: Wujudkan Kemandirian Pangan Nasional

- Admin

Minggu, 27 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia, Kementerian Koperasi RI melalui Staf Khusus Menteri, David Bastian, menggelar sosialisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Hotel Harmoni One, Batam Center, Sabtu (26/4/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Dalam rangka mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia, Kementerian Koperasi RI melalui Staf Khusus Menteri, David Bastian, menggelar sosialisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Hotel Harmoni One, Batam Center, Sabtu (26/4/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Dalam rangka mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia, Kementerian Koperasi RI melalui Staf Khusus Menteri, David Bastian, menggelar sosialisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Hotel Harmoni One, Batam Center, Sabtu (26/4/2025).

Sosialisasi Koperasi Merah Putih, langsung dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura, Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan,  Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan serta anggota DPRD seluruh Provinsi Kepri.

David Bastian menjelaskan, pembentukan Koperasi Merah Putih ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Program ini difokuskan untuk memberdayakan petani, nelayan dan sektor lainnya, serta menyesuaikan potensi daerah masing-masing.

“Program ini melibatkan 13 kementerian, 3 badan, dan seluruh kepala daerah, dengan target mendirikan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih  di seluruh Indonesia,” ujar David.

Baca Juga :  Harlah ke-15 Diikuti Ribuan Orang, Aweng: Ini Bukti Kesolidan Kader Menangkan Partai Gerindra

Koperasi Merah Putih dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memutus rantai kemiskinan ekstrem sekaligus memangkas rantai distribusi agar hasil panen dapat langsung sampai ke pasar tanpa melalui tengkulak. Untuk memperkuat pelaksanaan program, pemerintah juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) percepatan pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Rencananya, Presiden RI akan meluncurkan program ini secara resmi pada 12 Juli 2025. Menurut David, pendirian Koperasi Merah Putih berlandaskan pada UUD 1945, yang menegaskan prinsip ekonomi nasional berdasarkan asas kekeluargaan.

“Koperasi Merah Putih menjadi sarana konkret untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional, yang merupakan bagian dari delapan program prioritas atau Asta Cita Presiden,” jelasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Batam : Denda Kita Hapus, Tapi Tolong Patuhi Protokol Kesehatan!

Adapun pendanaan koperasi akan bersumber dari APBN, APBD, serta sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat. Setiap koperasi diwajibkan memiliki 6 unit usaha seperti toko sembako, klinik desa bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, hingga apotek desa.

Dalam skemanya, koperasi harus dibentuk melalui Musyawarah Desa atau Kelurahan Khusus, dengan kepala desa atau lurah otomatis menjadi Ketua Pengawas (Ex Officio) Koperasi Merah Putih. Modal awal koperasi diperkirakan antara Rp3 miliar hingga Rp5 miliar untuk pembangunan unit usaha berkelanjutan.

Berdasarkan data Kemenkop, saat ini terdapat 52 ribu desa di Indonesia yang belum memiliki koperasi. Sementara itu, dari 31 ribu desa yang sudah memiliki koperasi, sebanyak 4.600 koperasi dinyatakan tidak aktif. Oleh karena itu, pemerintah menargetkan inventarisasi dan pembentukan koperasi baru selesai pada akhir Juni 2025.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan Pemko Batam, Rudi: Dukung Sepenuhnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Terpilih

David juga menekankan pentingnya mengidentifikasi potensi lokal untuk pengembangan usaha koperasi, seperti minyak nilam di Aceh yang berpotensi menembus pasar ekspor Eropa.

“Melalui program ini, pemerintah berharap koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkap David.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, menyatakan dukungannya terhadap program Koperasi Merah Putih. Ia menegaskan, legislatif akan terus mengawal implementasi program ini di daerah.

“Kami sebagai legislatif akan terus mengawal pembentukan Koperasi Merah Putih. Saya juga mengimbau seluruh eksekutif di Provinsi Kepri, untuk segera membentuk koperasi ini di daerah masing-masing,” tegas Iman yang juga sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kepri.

Penulis : Tengku Bayu

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru