RUPS BRK, Cen Sui Lan: Deviden Rp6 Miliar untuk Kesejahteraan Masyarakat Natuna

- Publisher

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Tahun 2024. RUPS BRK ini diselenggarakan di Menara Dang Merdu Gedung Pusat Bank RiauKepri Syariah, Pekanbaru, padaSelasa (29/4/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Bupati Natuna mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Tahun 2024. RUPS BRK ini diselenggarakan di Menara Dang Merdu Gedung Pusat Bank RiauKepri Syariah, Pekanbaru, padaSelasa (29/4/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Bupati Natuna mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Tahun 2024.

RUPS BRK ini diselenggarakan di Menara Dang Merdu Gedung Pusat Bank RiauKepri Syariah, Pekanbaru, padaSelasa (29/4/2025).

Rapat ini juga dihadiri oleh Gubernur dan Wali Kota/Bupati se-Provinsi Riau dan Provinsi Kepri.

Pada RUPS ini, mereka memutuskan penggunaan laba bersih BRK Syariah sebesar Rp 350 Miliar.

Bupati Cen Sui Lan dalam keterangannya, mengatakan, Kabupaten Natuna merupakan salah satu daerah yang memegang saham pada BRK Syariah. Dimana, kata dia, Kabupaten Natuna merupakan pemegang saham dengan urutan ke 9 dari 17 Kabupaten Kota di Provinsi Riau dan Provinsi Kepri.

BACA JUGA:  Sempat Hilang, Kaila Akhirnya Dijemput Orangtuanya

“Kita ada deviden sebesar Rp 6,6 miliar untuk dana CSR BRK Syariah. Deviden ini masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Natuna,” kata Bupati Cen Sui Lan.

Dana tersebut, papar Cen Sui Lan, akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat kurang mampu serta penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Natuna.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Bangun Asrama Mahasiswa STAI Natuna Senilai Rp 6 Milyar, Diproses Tahun Ini

“Ini semua untuk kepentingan masyarakat,” tegas Cen Sui Lan.

Menurut Bupati Cen Sui Lan, langkah penanaman saham di BRK Syariah merupakan salah satu kebijakan strategis Pemkab Natuna untuk meningkatkan PAD.

Dikatakannya, langkah ini perlu diambil pememrintah karena bisnis jasa keuangan ke depan menjadi sektor yang potensial untuk meningkatkan PAD Kabupaten Natuna, khususnya di BRK Syariah.

BACA JUGA:  BP Batam Perkuat Hubungan Kemitraan dengan Konjen Singapura

Ia menilai, bisnis jasa keuangan BRK Syariah ini ke depan semakin profitable karena lembaga ini memiliki market share yang jelas dan punya captive market yang terus berkembang.

“Ini menguntungkan bagi daerah. Maka kedepan fortopolio sahamnya kita tingkatkan demi memperkuat PAD dan mewujudkan kemandiriannya untuk kemajuan daerah dan kemakmuran masyarakat,” tegas dia.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kritik Boleh, Provokasi Jangan: Pesan Iman Sutiawan di Tengah Polemik Blackout
BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Kasus Blackout Batam-Bintan
Polsek Belakang Padang Edukasi Pelajar MTsN 2 Batam soal Lalu Lintas dan Pendidikan Lanjutan
Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista Dilakukan Menyeluruh, BP Batam Imbau Pengendara Berhati-Hati
BP Batam Dorong Sinergi Lintas Paguyuban untuk Dukung Pembangunan Batam
Kapal Buku Doulos Hope Singgah di Batam, Buka Jendela Pengetahuan bagi Wisatawan
Rute Baru Batam–Penang Buka Peluang Ekonomi Lintas Negara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kritik Boleh, Provokasi Jangan: Pesan Iman Sutiawan di Tengah Polemik Blackout

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:30 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Kasus Blackout Batam-Bintan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista Dilakukan Menyeluruh, BP Batam Imbau Pengendara Berhati-Hati

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:39 WIB

BP Batam Dorong Sinergi Lintas Paguyuban untuk Dukung Pembangunan Batam

Berita Terbaru