INIKEPRI.COM – Open Turnamen Domino dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, berlangsung meriah sejak dibuka pada 1 Juli 2026. Kegiatan yang merupakan kolaborasi Pemerintah Desa Kelanga dengan Komunitas Permainan Domino Nasional (KPDN) itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Natuna memadati arena pertandingan untuk mengikuti turnamen yang menggunakan sistem gugur sesuai peraturan resmi KPDN. Selama pertandingan, para peserta saling mengadu strategi, ketelitian, kekompakan, dan kemampuan membaca permainan dalam suasana yang tertib dan sportif.
Turnamen dibuka oleh Kepala Desa Kelanga Asmuri, didampingi Camat Bunguran Timur Laut Tarmizi serta Ketua Dewan Pengarah KPDN H. Raja Mustakim. Ketiganya mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat silaturahmi, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
Ketua Dewan Pengarah KPDN H. Raja Mustakim mengatakan domino saat ini telah berkembang menjadi olahraga berpikir (mind sport) yang mengutamakan strategi, konsentrasi, kekompakan, dan sportivitas.
“KPDN terus berkomitmen membangun citra domino sebagai olahraga intelektual yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan. Melalui turnamen seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa domino dimainkan dengan aturan resmi, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadi sarana mempererat silaturahmi,” ujar Raja Mustakim, Sabtu (4/7).
Ia menambahkan, KPDN akan terus mendukung penyelenggaraan turnamen domino di berbagai daerah sebagai bagian dari pembinaan atlet sekaligus memperluas pembentukan komunitas domino yang sehat dan bermartabat di Indonesia.
Sementara itu, Asmuri mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi ruang positif untuk mempererat hubungan antarwarga.
“Yang kami lihat bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana masyarakat berkumpul, saling mengenal, dan mempererat hubungan kekeluargaan. Inilah semangat HUT Desa Kelanga ke-108,” kata Asmuri.
Senada dengan itu, Tarmizi menilai kehadiran KPDN turut memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa domino merupakan olahraga yang mengasah kemampuan berpikir, melatih kesabaran, komunikasi antarpasangan, serta membentuk karakter sportif.
Pertandingan berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga partai final dan menarik perhatian masyarakat yang memadati arena untuk memberikan dukungan kepada para peserta.
Melalui turnamen tersebut, KPDN kembali menegaskan komitmennya mengembangkan olahraga domino sebagai wadah pembinaan atlet, mempererat persaudaraan, serta membangun budaya kompetisi yang sehat di tengah masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan KPDN diharapkan dapat menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan yang produktif, edukatif, dan memperkuat persatuan masyarakat.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















