INIKEPRI.COM – Batam kembali menarik perhatian dunia industri global. Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Apple Inc., resmi memulai investasi besar di Kota Batam dengan membangun fasilitas perakitan di Kawasan Industri Tunas Prima, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan kehadiran Apple sebagai salah satu tenant utama di kawasan industri tersebut. Ia menyebut, kehadiran Apple menjadi momentum strategis yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka ribuan lapangan kerja baru.
“Apple akan hadir tahun ini di Tunas Prima. Ini bukan hanya soal investasi, tapi juga pengakuan terhadap daya saing Batam di industri teknologi global,” ujar Amsakar usai rapat koordinasi di Kantor Wali Kota, Senin (5/5/2025).
Proyek ini akan dibangun dalam dua tahap. Fase pertama mencakup lahan satu hektare dan ditargetkan rampung pertengahan 2025. Sedangkan tahap kedua akan diperluas ke area empat hektare, dengan target penyelesaian akhir tahun. Total nilai investasinya ditaksir mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp16 triliun.
Amsakar menyebut, proyek ini akan menyerap hingga 2.000 tenaga kerja lokal. Pemerintah Kota Batam berharap kehadiran Apple tidak hanya mendorong ekonomi makro, tetapi juga berdampak langsung ke masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan.
“Kita menargetkan pertumbuhan ekonomi Batam bisa mencapai 10 persen tahun ini, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Untuk itu, kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menjelaskan bahwa fasilitas ini akan difokuskan pada produksi komponen AirTag, salah satu perangkat pintar milik Apple. Proyek tersebut digarap bersama Luxshare-ICT, mitra manufaktur asal Tiongkok yang telah lama menjadi pemasok utama Apple.
Fary menambahkan, jika pembangunan berjalan sesuai rencana, proses produksi akan dimulai akhir 2025. Ia juga menyebut kehadiran Apple berpotensi menarik investasi lanjutan dari perusahaan teknologi global lainnya.
“Apple bisa menjadi pemicu masuknya pemain besar seperti Foxconn. Ini awal yang baik bagi Batam sebagai pusat manufaktur teknologi,” ujarnya.
BP Batam menargetkan pertumbuhan ekonomi kota mencapai 7,35 persen pada 2025, dengan total investasi ditaksir menyentuh angka Rp46,3 triliun. Investasi Apple menjadi salah satu pilar penting dalam pencapaian target tersebut.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















