Rumah Duka Dibanjiri Pelayat, Jenazah Haji Permata Diperkirakan Tiba Pukul 17.00 WIB

- Publisher

Jumat, 15 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/inikepri.com)

(IS/inikepri.com)

INIKEPRI.COM – Suasana di kediaman rumah duka Haji Permata (70), pengusaha ternama di Kota Batam tampak ramai didatangi oleh kerabat, tetangga, kolega dan rekan-rekan almarhum.

Informasi yang dihimpun dari inikepri.com di lapangan, jenazah dibawa menggunakan kapal Pancung Lidah dari Tembilahan, Riau, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menuju rumah duka yang beralamat di Pelabuhan Haji Permata Tanjungsengkuang, Kelurahan Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.

BACA JUGA:  Batam Kembali Dapat Bantuan Sembako dan APD Guna Penanganan Covid-19

“Jenazah diperkirakan tiba sekitar jam 17.00 WIB atau jam 5 sore nanti. Rencana akan dimakamkan di Sulawesi sesuai permintaan almarhumah, tapi belum pasti, soalnya masih dibicarakan kepada pihak keluarga dulu,” ujar salah seorang warga disekitar yang tidak mau disebutkan namanya kepada inikepri.com saat di lokasi rumah duka, Jumat (15/1/2021) siang, sekira pukul 15.09 WIB.

“Kemungkinan bisa jadi jenazah disemayamkan di Belavista, Batam Center-Batam,” tambahnya lagi.

BACA JUGA:  Indahnya Ramadan, Yayasan Asma Husnul Khatimah Belakang Padang Berbagi Paket Berbuka Puasa
Suasana dirumah duka Haji Permata tampak ramai dikunjungi sanak keluarga menunggu kedatangan jenazah dari Tembilahan, Riau. (IS/inikepri.com)

Sebelumnya, diberitakan pengusaha ternama di Kota Batam, bernama Haji Permata dikabarkan meninggal dunia di Perairan Tembilahan, Riau, Kepri, sekitar pukul 10.00 WIB pagi.

Isu yang beredar, penyebab meninggal dunianya pengusaha yang terkenal sering bermasalah hukum ini diduga karena ditembak petugas.

BACA JUGA:  KKSS Batam Akan Laporkan Penembak Haji Permata

Dari informasi yang beredar, Haji Permata bersama rekannya terkena tembakan saat berada di laut, diduga ditembak petugas Bea dan Cukai.

Selain Haji Pertama, ada dua (2) orang lagi yang ditembak dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Tembilahan.

Dikutip dari laman batamtoday.com, pihak keluarga yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kejadiannya di Tembilahan. Jenazah akan dibawa ke rumah duka sore ini,” ujarnya dikutip dari batamtoday.com, Jumat (15/1/2021). (IS)

Berita Terkait

Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan
BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia
Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan
Li Claudia Chandra Genap 54 Tahun, Ketua DPRD Kota Batam Titip Doa dan Harapan Besar untuk Batam
Modus Baru Program MBG Terbongkar, Dua Titik Dapur SPPG Dijual Rp200 Juta di Batam
Buka Bimtek Pajak Daerah, Sekda Firmansyah Sampaikan Pesan Penting Li Claudia soal Pelayanan Publik
Gerak Cepat, BP Batam Perbaiki Jalan Rusak untuk Kenyamanan Masyarakat
BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:04 WIB

BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:49 WIB

Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:30 WIB

Li Claudia Chandra Genap 54 Tahun, Ketua DPRD Kota Batam Titip Doa dan Harapan Besar untuk Batam

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:41 WIB

Modus Baru Program MBG Terbongkar, Dua Titik Dapur SPPG Dijual Rp200 Juta di Batam

Berita Terbaru