INIKEPRI.COM – Jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4 embarkasi Batam (BTH) telah diberangkatkan ke Tanah Suci, Senin (5/5/2025) puku 09:14 WIB melalui bandara Hang Nadim Batam.
Kloter 4 BTH yang dijadwalkan mendarat di Madinah pukul 14:40 WAS (Waktu Arab Saudi) ini berjumlah sebanyak 443 jemaah asal Pekanbaru.
Sebelum keberangkatan, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Batam, Zoztafia, menyampaikan pesan penting kepada para ketua regu (karu) dan ketua rombongan (karom) yang bertugas mendampingi jemaah kloter 4 BTH.
Dalam arahannya, Zoztafia menekankan peran krusial karu dan karom sebagai perpanjangan tangan ketua kloter dalam melayani dan membantu jemaah selama berada di Tanah Suci.
“Nanti ketua kloter akan memimpin secara keseluruhan. Ketua kloter tidak mungkin menyapa satu per satu secara personal bapak ibu selama 40 hari,” ujarnya dalam kegiatan Pembinaan Karu dan Karom.
Ia menjelaskan bahwa ketua kloter memiliki berbagai tanggung jawab kenegaraan, administrasi, dan manajerial. Oleh karena itu, struktur di bawahnya, yaitu ketua rombongan dan ketua regu, memiliki peran penting dalam membantu kelancaran ibadah jemaah.
Zoztafia secara khusus meminta para karu dan karom untuk memastikan seluruh anggota regunya memahami dan melaksanakan rukun serta wajib haji dengan benar sejak kedatangan (tawah qudum).
“Saya berharap mulai dari kloter 1 sampai dengan kloter 27 embarkasi BTH ini tidak ada satu pun jemaah yang tidak melaksanakan rukun dan wajib haji,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zoztafia menyampaikan pesan yang menyentuh hati mengenai pentingnya kepedulian dan saling membantu antarjemaah.
“Perbanyaklah membantu orang karena itu bagian dari proses ibadah kita. Tingkatkan kepedulian antarsesama jemaah, ini juga bagian integral dari ibadah kita, yang harus ditanamkan adalah semangat untuk meraih haji yang makbul dan mabrur bersama-sama,” pesannya.
Selain fokus pada pelaksanaan ibadah, Zoztafia juga mengingatkan para karu dan karom untuk memberikan perhatian pada etika selama berada di Tanah Suci. Dirinya secara khusus berpesan agar jemaah dapat menahan diri dari kebiasaan bermain ponsel (gadget) selama berada di Masjidil Haram.
“Tolong sampaikan pesan kepada jemaah agar menahan diri dari main hape selama menjalankan ibadah,” mintanya.
Selain itu, Zoztafia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama dengan mengurangi kebiasaan merokok di tempat umum. “Untuk yang perokok, kurangi keinginan untuk merokok di tempat umum dan di dalam kamar hotel,” imbuhnya menutup pengarahan.
Penulis : DI
Editor : IZ

















