INIKEPRI.COM – Bupati Natuna Cen Sui Lan sambut audiensi Komunitas Peduli maritim Natuna yang secara khusus membahas pengembangan komunitas peduli lingkungan dan perekonomian wilayah perbatasan, bertempat di ruang kerja Bupati Natuna, Rabu (7/3/20025) pagi.
Dalam audiensi tersebut Bupati Natuna menyampaikan apresiasinya atas kiprah komunitas Peduli Maritim Natuna dalam memberdayakan masyarakat pesisir melalui program yang bergerak sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir.
Cen Sui Lan juga menyampaikan bagaimana komunitas dapat memanfaatkan kolaborasi dalam mengembangkan potensi lokal di wilayah pesisir.
“Hadirnya komunitas harus punya jiwa sukarelawan dalam membangun wilayah perbatasan,” pesan dia.
Sejalan dengan itu, Cen Sui Lan juga menyampaikan, bahwa salah satu masalah di laut adalah sampah yang merupakan sampah kiriman dari negara di wilayah perbatasan.
“Sehingga bagaimana kolaborasi antar komunitas ini dapat menemukan solusi dalam menyelesaikan masalah lingkungan,” kata dia.
Bupati Cen Sui Lan juga berharap komunitas ini dapat menjembatani pemerintah daerah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui program inovatif yang sesuai dengan geografis wilayah perbatasan.
Ria Fitriana, Research Fellow dari James Cook University menyampaikan, bahwa Komunitas Peduli Maritim Natuna adalah komunitas yang mencakup berbagai kelompok yang terlibat dalam kegiatan maritim.
‘Seperti kelompok nelayan, pariwisata, konservasi dan kelompok anak muda kreatif yang peduli terhadap lingkungan laut. Komunitas ini memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian maritim, menjaga ekosistem laut,” jelasnya.
Di sampaikan juga olehnya, saat ini sebanyak 19 komunitas telah mengikuti pelatihan pengembangan organisasi dan pelatihan keuangan dasar.
“Tahun 2025, anggota komunitas akan melaksanakan diskusi rutin dan praktek teknis langsung. Salah satunya adalah pembangunan mangrove, bersih pantai. Hal ini adalah bagian dari menjaga ekosistem laut agar penghasilan nelayan dapat meningkat dalam rangka peningkatan ekonomi di wilayah perbatasan,” kata dia.
Penulis : DI
Editor : IZ

















