๐๐ข๐ญ๐ช ๐๐ฐ๐ต๐ข ๐๐ฎ๐ด๐ข๐ฌ๐ข๐ณ ๐ต๐ฆ๐ฌ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฐ๐ฎ๐ช๐ต๐ฎ๐ฆ๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ข๐ฏ๐จ๐ถ๐ฏ ๐ต๐ข๐ต๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ฐ๐ญ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ณ๐ฐ๐ง๐ฆ๐ด๐ช๐ฐ๐ฏ๐ข๐ญ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐บ๐ข๐ฏ๐ช
INIKEPRI.COM โ Pemerintah Kota Batam terus mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani melalui pembangunan Zona Integritas (ZI).
Salah satu langkah konkretnya diwujudkan lewat penyelenggaraan Workshop Best Practice Pembangunan ZI menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang digelar di Ruang Rapat Engku Hamidah, Kamis (15/5/2025).
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Biro Organisasi Provinsi Jawa Timur, Surabaya,ย Rachmad Wahyu Kurniawan, serta Helni. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, Kepala Inspektorat Hendriana Gustini, serta sejumlah kepala OPD.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka kegiatan yang diikuti para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemko Batam tersebut.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
โWorkshop ini menjadi ruang belajar untuk menyerap pengalaman daerah lain yang sudah berhasil. Kita tidak boleh puas. Kita harus terus memperbaiki sistem kerja dan mentalitas pelayanan,โ ujarnya.
Amsakar mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang digagas oleh Inspektorat Kota Batam tersebut.
Menurutnya, hal ini mencerminkan keseriusan Pemko Batam dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
โApresiasi saya berikan kepada Inspektorat Kota Batam yang telah mengadakan workshop ini. Dengan ini akan terjalin komitmen seluruh perangkat daerah dalam membentuk tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan menjamin Kota Batam menjadi wilayah bebas korupsi,โ tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana belajar yang baik bagi para aparatur sipil negara untuk meniru dan menerapkan praktik terbaik dari daerah lain yang telah lebih dulu berhasil dalam pembangunan ZI.
โWorkshop ini kita jadikan sebagai tempat belajar, mengambil pola, mendalami metode, dan meniru langkah dari daerah-daerah yang capaiannya lebih baik dari kita,โ kata Amsakar.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah untuk menyatukan persepsi dalam mewujudkan Zona Integritas, demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
โMari kita satukan persepsi, bangun Zona Integritas, dan berikan pelayanan prima kepada masyarakat. Semoga workshop ini bisa mendorong kita bekerja lebih baik, dan apa yang didapat dapat diaplikasikan di tempat kerja masing-masing,โ ujarnya.
Ia menekankan, keberhasilan pembangunan ZI akan melahirkan birokrasi yang bebas korupsi dan bersih, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
โIntegritas itu pondasi. Kalau pondasinya kokoh, capaian WBK dan WBBM bukan hal yang mustahil. Kita harus berani menolak kebiasaan buruk dan berani berubah,โ kata Amsakar.
Sementara ini,ย Kepala Inspektorat Kota Batam, Hendriana Gustini, menjelaskan langkah-langkah Pemko Batam dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Salah satunya, penandatanganan pakta integritas dan pencanangan ZI secara serentak oleh seluruh kepala OPD pada Desember 2023, sebagai bagian dari program nasional OLGOZI (One Local Government One Zona Integritas). Pemko juga menetapkan Perwako Nomor 66 Tahun 2024 sebagai pedoman pembangunan dan evaluasi ZI.
Untuk meningkatkan kualitas penilaian, Pemko melakukan benchmarking ke Jawa Timur dan mengembangkan aplikasi SMILE-ZI untuk monitoring dan evaluasi yang transparan dan efisien.
Hingga kini, 17 dari 67 unit kerja telah menyelesaikan penilaian mandiri ZI, termasuk DPM-PTSP, Disdukcapil, Disnaker, dan RSUD Embung Fatimah.
โCapaian ini jadi dasar penting untuk pengusulan ke Kementerian PAN-RB,โ ujar Hendriana.
Penulis : DI
Editor : IZ

















