INIKEPRI.COM – Di tengah percepatan pembangunan kota-kota modern, Batam didorong untuk tidak tertinggal dalam mengadopsi moda transportasi masa depan.
Salah satu gagasan yang tengah mencuat adalah penerapan podway, sistem transportasi massal revolusioner yang berjalan di atas jalur layang, memadukan efisiensi, kenyamanan, dan teknologi cerdas.
Anwar Anas, anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Gerindra, menyampaikan pandangannya terkait peluang pengembangan podway sebagai salah satu solusi transportasi jangka panjang di Batam. Menurutnya, sudah saatnya Batam berpikir visioner dan berani mengadopsi teknologi transportasi yang digunakan negara-negara maju.

“Podway adalah bentuk nyata dari transformasi transportasi modern. Sistem ini bukan hanya mengatasi kemacetan, tapi juga menciptakan konektivitas yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Ini bisa menjadi alternatif strategis yang dipertimbangkan Pemko Batam,” ujar Anwar Anas kepada INIKEPRI.COM, Selasa (20/5/2025).
Apa Itu Podway?
Podway adalah sistem transportasi berbasis personal rapid transit (PRT) atau automated transit, di mana kapsul kecil atau “pod” bergerak secara otomatis di jalur layang khusus tanpa sopir. Teknologi ini memungkinkan perjalanan personal maupun kelompok kecil secara langsung dari titik A ke titik B tanpa berhenti di setiap stasiun—menawarkan kecepatan dan kenyamanan yang jauh lebih tinggi dibanding moda konvensional.
Beberapa negara yang telah menerapkan atau menguji coba sistem ini antara lain:
Uni Emirat Arab (UEA): Melalui proyek SkyPod di Dubai, podway digunakan untuk menghubungkan kawasan bisnis dan wisata dengan konsep futuristik.
Korea Selatan: Di kota Songdo, konsep automated pod car digunakan untuk transportasi dalam kawasan kota pintar.
Amerika Serikat: Kota Morgantown, West Virginia, telah mengoperasikan sistem PRT sejak 1975—sebagai pionir dalam sistem pod transport.
Inggris: Bandara Heathrow di London telah menggunakan PRT sejak 2011 untuk menghubungkan terminal dengan area parkir.
Potensi untuk Batam
Menurut Anwar Anas, Batam memiliki karakteristik geografis dan tata ruang yang ideal untuk pengembangan podway. Kota ini merupakan kawasan industri, pariwisata, dan perdagangan dengan mobilitas tinggi serta pertumbuhan penduduk yang cepat. Ia melihat bahwa solusi konvensional seperti pelebaran jalan atau pembangunan flyover tidak cukup menjawab tantangan jangka panjang.
“Bayangkan jika wisatawan dari Bandara Hang Nadim dapat langsung terhubung ke pusat resor Nongsa atau kawasan bisnis Batam Center dalam 10 menit lewat podway. Ini bukan hanya transportasi, tapi pengalaman baru yang menjual,” jelas dia.
Lebih jauh, ia juga menekankan bahwa pengembangan podway dapat menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi baru, mulai dari pariwisata mewah, teknologi transportasi, hingga penyerapan tenaga kerja lokal.
Langkah Strategis
Anwar Anas mengajak Pemerintah Kota Batam dan BP Batam untuk mulai melakukan kajian mendalam terhadap potensi penerapan sistem ini. Ia juga mendorong keterlibatan investor swasta dan pengembang internasional yang selama ini telah menunjukkan minat terhadap Batam sebagai kawasan strategis regional.
“Podway bukan hal mustahil. Kita hanya butuh visi jangka panjang, kemauan politik, dan keberanian mengambil langkah maju. Dengan begitu, Batam bisa menjadi pelopor transportasi modern di Indonesia,” tegasnya.
Di tengah geliat pembangunan dan dorongan menjadikan Batam sebagai kota global, kehadiran podway dapat menjadi simbol kemajuan—membawa Batam melesat lebih cepat, lebih pintar, dan lebih hijau.
Penulis : IZ

















