INIKEPRI.COM – Penyelenggaraan Ibadah Haji di embarkasi secara rutin dipantau oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI demi memastikan seluruh layanan yang diberikan kepada jemaah haji berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), transparan, dan akuntabel, sehingga kualitas pelaksanaan ibadah haji dapat terus meningkat dan memberikan kenyamanan serta keamanan maksimal bagi jemaah. Begitu juga di embarkasi Batam.
M. Irsan Auditor Itjen Kemenag RI memantau pemberangkatan jemaah kelompok terbang (kloter) 19 embarkasi Batam (BTH) di Ruang Tunggu A9 Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (21/5/2025). Jemaah kloter 19 BTH tersebut sebanyak 443 orang berasal dari Jambi dengan rincian 229 jemaah asal Tanjung Jabung Barat dan 208 jemaah asal Bungo, ditambah 2 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 4 petugas kloter.
“Kami memang dari Inspektorat Kementerian Agama, sebagaimana dijelaskan oleh Irjen untuk melakukan pemantauan pelayanan yang ada di seluruh embarkasi se-Indonesia tahun 2025,” kata Irsan saat ditemui setelah berbincang-bincang dengan para jemaah.
“Adapun layanan embarkasi yang kami pantau, ingin memastikan seluruh layanan dilaksanakan sesuai standar, sesuai SOP. Mulai dari penerimaan, apakah penerimaan melaksanakan prosedur one stop service , di mana satu tempat semua layanan diberikan. Kemudian fasilitasnya, baik itu kamar, baik itu kondisi asrama, kebersihannya,” tambahnya.
Tidak hanya layanan penerimaan jemaah dan fasilitas penginapan jemaah selama di embarkasi, Itjen juga menyoroti layanan lainnya seperti layanan konsumsi kesehatan dan layanan prioritas bagi lansia baik di asrama haji maupun di bandara.
“Kemudian apakah makanan itu sudah memenuhi standar kesehatan, sudah memenuhi standar kontrak, layanan kesehatan, layanan lansia. Kami ingin pastikan jemaah-standar yang masuk kategori prioritas juga mendapatkan layanan prioritas,” ungkapnya.
“Termasuk di antaranya layanan pemberangkatan ke bandara itu juga harus kami pastikan, bis-bis yang melayani apakah sudah memenuhi standar,” terangnya.
Saat ditanya harapan Itjen Kemenag RI pada penyelenggaraan layanan ibadah haji tahun ini, Irsan menjawab agar menjadi penyelenggaraan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, sebelum dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Haji (BPH) secara mandiri kedepannya.
“Harapannya pelaksanaan penyelenggaraan haji tahun ini adalah yang paling baik dari tahun sebelumnya, karena kemungkinan ini merupakan penyelenggaraan haji yang terakhir dilaksanakan Kemenag sebelum dilaksanakan oleh BPH. Mudah-mudahan apa yang diharapakan tercapai, dan itu tentu menjadi concern kita semua, termasuk concern teman-teman di PPIH embarkasi, untuk kerja keras mencapai apa yang diharapkan in,.” tutupnya.
Penulis : DI
Editor : IZ

















