INIKEPRI.COM — Di sebuah rumah yang tak sekadar tempat berteduh, lahirlah ruang pemulihan yang mengubah hidup.
Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli & Firza Paloh kini berdiri bukan hanya sebagai atap untuk berteduh, melainkan sebagai tempat bernafasnya kembali harapan, terutama bagi anak-anak istimewa yang selama ini sering luput dari pelukan sistem kesehatan konvensional.
Mulai 10 Juni 2025, rumah singgah ini menjadi pusat baru layanan kesehatan berbasis kasih melalui konseling psikologis dan fisioterapi profesional yang dikhususkan bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Layanan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis, pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
“Anak istimewa tidak butuh dikasihani, mereka butuh dipahami. Terapi yang kami hadirkan adalah bentuk cinta yang berbicara dalam bahasa yang bisa mereka mengerti,” ujar Titin Mandiri, pengelola rumah singgah Ar-Rahman Rusli & Firza Paloh, dengan penuh keyakinan, Senin (2/6/2025).
Terapi yang Mengembalikan Martabat dan Potensi
Layanan ini tak hanya berfokus pada kelainan fisik atau hambatan perkembangan, tapi mengembalikan martabat dan potensi yang tertanam dalam setiap anak.
Melalui fisioterapi, anak-anak dilatih agar mampu bergerak, mandiri, dan berinteraksi dengan lingkungannya. Melalui konseling, mereka—dan orang tua mereka—belajar menyusun kembali kepercayaan diri yang selama ini hancur oleh stigma.
“Terapis dan dokter yang terlibat dalam program ini bukan sekadar tenaga kesehatan. Mereka adalah pendengar yang sabar, penggerak perubahan, dan penjaga martabat kemanusiaan anak-anak ini,” jelas Titin.
Rumah Singgah: Dari Tempat Berteduh Menjadi Pusat Pemulihan Sosial
Rumah Singgah Ar-Rahman kini menjadi simbol baru dari perhatian sosial di Batam. Di tempat inilah, keluarga-keluarga yang selama ini berjalan sendiri akhirnya menemukan komunitas yang memeluk mereka.
“Tak ada biaya mahal. Tak ada syarat rumit. Hanya ada niat tulus untuk memulihkan. Sebab, di rumah ini, terapi bukan sekadar pengobatan. Ia adalah perayaan kecil atas keberanian anak-anak yang tak menyerah pada keterbatasan,” jelas Titin.
GARPU dan BTN: Pilar Dukungan Nyata
Program ini tidak akan lahir tanpa dukungan konkret dari GARPU (Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM) dan Bank BTN.
GARPU, yang selama ini dikenal dalam penguatan ekonomi rakyat kecil, kini membuktikan bahwa restorasi juga berarti memulihkan yang rapuh dan memberdayakan yang sering dianggap tak mampu.
“GARPU percaya bahwa masa depan bangsa juga terletak pada cara kita memperlakukan anak-anak istimewa. Itulah mengapa kami hadir,” terang Aldian Sanesta, Plt. Ketua DPW GARPU Kepri dalam pernyataan resmi kepada INIKEPRI.COM.
Ia lantas menyampaikan apresiasinya terhadap peran BTN dalam program ini. “Bank BTN telah mengambil langkah penting dengan menjadi bagian dari program ini—karena mereka memahami bahwa investasi terbesar bukan hanya di infrastruktur, tapi di manusia,” katanya.
Pietra Machreza Paloh: Sosok yang Menyulut Cahaya dalam Diam
Tak lengkap cerita ini tanpa menyebut nama Pietra Machreza Paloh—sosok yang tak pernah menuntut sorotan, tapi justru menyalakan obor bagi mereka yang kerap berada dalam bayang.
Dukungan Pietra Machreza Paloh terhadap anak-anak istimewa di Batam bukan sekadar pemberian, tetapi kehadiran yang penuh makna dan keheningan yang menyembuhkan.
Ia menjadi ruh yang menyatukan banyak niat baik, dan mengubahnya menjadi tindakan nyata yang menyentuh kehidupan anak-anak dan keluarga mereka.
“Dengan segenap rasa, kami menyampaikan terima kasih kepada Pietra Machreza Paloh—yang memilih berjalan dalam bayang, namun menerangi begitu banyak langkah kecil anak-anak istimewa,” tutur Titin Mandiri dengan suara bergetar.
Pietra tak pernah hadir untuk panggung. Ia hadir karena keyakinan: bahwa setiap anak, tak peduli bagaimana ia tumbuh, layak mendapatkan ruang, perhatian, dan kasih.
Dan dalam dukungannya terhadap Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli dan Firza Paloh, konseling, fisioterapi, serta anak-anak istimewa, ia telah membuktikan bahwa nurani masih punya tempat di dunia ini.

Buka Pendaftaran: Terapi untuk Semua
“Program ini terbuka untuk seluruh anak berkebutuhan khusus di Batam dan sekitarnya. Orang tua atau wali dapat mendaftarkan anak melalui nomor: 0822-8684-8508,” jelas Titin.
Terapi yang Membuka Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Bagi keluarga yang sering merasa sendirian dalam perjalanan panjang ini, Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli & Firza Paloh hadir sebagai pelita yang menerangi kegelapan. Terapi yang dihadirkan bukan hanya membantu mengatasi hambatan fisik, tetapi juga membuka pintu harapan bagi masa depan anak-anak ini.
Dengan terapi yang terintegrasi, mereka diajak untuk berani bermimpi, berani bergerak, dan yang terpenting, berani hidup dengan penuh arti. Rumah Singgah ini membuktikan bahwa setiap anak—apapun kondisinya—memiliki hak untuk diberi kesempatan tumbuh dan berkembang.
Di sini, anak-anak istimewa bukanlah mereka yang dianggap berbeda atau terpinggirkan, melainkan pribadi penuh potensi yang harus didukung untuk berkembang. Masyarakat, GARPU, BTN, dan mereka yang peduli adalah bagian penting dari perjalanan ini.
Penulis : IZ

















